H-7, Belum Terjadi Lonjakan Penumpang di Stasiun Gambir
Kamis, 27 Okt 2005 13:34 WIB
Jakarta -
Arus mudik Lebaran sudah mulai terasa pada H-7. Namun lonjakan penumpang masih belum mencolok seperti yang terjadi di Stasiun Gambir, Jakarta.Berdasarkan pantauan detikcom, Kamis (27/10/2005) jumlah calon penumpang kereta eksekutif untuk berbagai jurusan di Stasiun Gambir belum melonjak. Antrean tiket hanya tampak pada loket KA Cirebon Ekspres yang berangkat pukul 13.30 WIB.Menurut Kepala Stasiun Besar Gambir Dwiyana Slamet, jumlah penumpang masih sama dengan hari kemarin. "Jumat besok diperkirakan baru akan ada lonjakan. Hingga H-8 sebelum Lebaran atau 26 Oktober 2005 jumlah penumpang KA Lebaran yang tercatat adalah 5.923 jumlah ini lebih rendah dibanding hari yang sama tahun lalu yang mencapai 7.613. Ini artinya ada penurunan sebesar 22 persen," ungkapnya.Dijelaskannya, jumlah ini masih di bawah rata-rata penumpang kereta di Stasiun Gambir pada hari biasanya, yaitu sekitar 9.300 orang. "Hari ini sampai pukul 12.30 WIB tadi jumlah penumpang yang tercatat adalah 3.358," katanya.Disarankan kepada para penumpang memajukan keberangkatan untuk mengurangi lonjakan penumpang. "Kalau bisa geser ke tanggal 30 dan 31 Oktober karena tiketnya masih tersedia," terang Dwiyana.Selain itu, guna meningkatkan keamanan Stasiun Gambir, hari ini pihak PT KA telah mengerahkan 40 personel Brimob, 30 polisi, 4 gegana, 5 POM Angkatan Laut, 15 Security Service, dan 30 satpam.Tadi pagi aparat melakukan razia calo dan senjata tajam, namun belum membuahkan hasil. "Para calo sekarang takut. Mereka mengubah modusnya," ungkapnya.Berdasarkan laporan petugas yang menyamar sebagai penumpang, para calo kini mulai berhati-hati. Mereka sekarang melakukan transaksi tanpa tiket dan tiket diserahterimakan di luar Stasiun Gambir seperti di sekitar Masjid Istiqlal.
(san/)










































