Polisi Belum Temukan Bukti Lokasi Latihan Perang Mujahidin
Kamis, 27 Okt 2005 13:17 WIB
Ambon - Meski akan segera melakukan penyisiran, Polres Seram Bagian Barat (SBB) ternyata belum menemukan lokasi latihan perang yang pernah dijadikan markas Mujahidin di Dusun Olas Gunung, Desa Loki, Kecamatan Piru, Kabupaten SBB."Kami belum menemukan adanya bukti lokasi latihan perang pasukan mujahidin. Karena kami belum mendapat laporan masyarakat," kata Kapolres SBB, Kompol Endro Prasetyo Endro kepada detikcom, Kamis (27/10/2005).Polres sejauh ini baru mendapat laporan warga setempat yang mengaku mendengar suara tembakan. Tembakan itu kadang terdengar seperti dari jarah dekat. Tapi lain waktu terdengar dari jarak yang jauh. Polres akan terus menyelidiki aksi tembakan tersebut. "Jadi kata warga kadang terdengar tembakan pada jarak yang cukup jauh. Tapi kadang juga dekat. Kami belum memastikan apakah itu mercon atau tembakan benaran," ujar Endro.Polres juga terus melakukan pencarian tersangka teror Pos Brimob yang masuk daftar pencarian orang (DPO), ustad Arsyad. Endro juga meminta masyarakat untuk melaporkan ke Polisi jika ada tanda-tanda yang mencurigakan terkait keberadaan ustad Arsyad. "Kami harapkan adanya laporan warga," pintanya. Sementara itu, menjelang Idul Fitri, Polres SBB akan menempatkan beberapa personilnya pada lokasi-lokasi yang dianggap rawan. "Beberapa titik rawan sudah kami tentukan. Dan akan kami tempatkan personil sambil terus memantau semua wilayah tugas kami," tegas Endro.
(iy/)











































