Diare Serang Maluku, 5 Orang Meninggal, 89 Dirawat

Diare Serang Maluku, 5 Orang Meninggal, 89 Dirawat

- detikNews
Kamis, 27 Okt 2005 12:54 WIB
Ambon - Penyakit diare kini menyerang beberapa desa di Kecamatan Serwaru Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB). Akibat penyakit itu 5 warga meninggal dan 89 lainnya masih dirawat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat. Demikian disampaikan Kepala Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2MPL) Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr Tini Pawa kepada detikcom via telepon, Kamis (27/10/2005). "Kasus diare itu tercatat sejak tanggal 18 hingga 19 Oktober 2005. Sementara ini tidak ada lagi peningkatan kasus," kata dr Tini.Dijelaskan, pada hari petama kasus itu mencuat atau pada tanggal 18 Oktober 2005, pasien berjumlah 55 orang. Kemudian hari kedua, 5 warga meninggal dan jumlah pasien yang dirawat membengkak menjadi 89 orang. "Yang meninggal itu yakni warga Desa Nuhuleli, Tomra, dan desa Luwewa," kata Tini. Akibat peningkatan kasus tersebut, Dinas Kesehatan Maluku menetapkan diare yang melanda tiga desa di Kecamatan Serwaru itu berstatus kejadian luar biasa (KLB). Status KLB ditetapkan karena dari jumlah penduduk desa yang sehat lebih sedikit dibandingkan penduduk yang sakit. Mengantisipasi menyebarnya diare, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku mengirimkan sejumlah obat-obatan, cairan infus dan peralatan infus. Selain itu, Dinas Kesehatan juga mengirimkan 6 staf medis dan satu orang dokter untuk ditempatkan di lokasi kejadian. Sayangnya bantuan-bantuan tersebut tersendat proses pengirimannya karena kesulitan transportasi. "Dari ibukota MTB, Saumlaki ke Kecamatan Serwaru membutuhkan waktu empat hari. Belum lagi menuju lokasi kejadian. Jadi agak tersendat. Dipastikan besok, staf medis kami baru sampai di lokasi kejadian," tutur dokter Tini. (iy/)


Berita Terkait