Keluarga Akan Batasi Kunjungan Tamu Jenguk BJ Habibie

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 20:23 WIB
Thareq Kemal Habibie menggelar jumpa pers di RSPAD Gatot Soebroto. (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Keluarga akan membatasi kunjungan tamu dari berbagai kalangan untuk menjenguk BJ Habibie baik di RSPAD Gatot Soebroto ataupun selepas sembuh total. Keluarga ingin BJ Habibie beristirahat total.

"Harus (membatasi kunjungan tamu) karena peraturan rumah sakit juga adalah ini CICU, Critical ICU. Di mana di luar negeri aja kalau kita ke Singapura kita kok taat pada peraturan, kenapa di sini tidak," kata putra BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie, di RSPAD, Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2019).

Thareq menjelaskan aturan rumah sakit perawatan pasien di ruang ICU sangat terbatas. Jadi dia berharap para tamu bisa menghormati dan menaati aturan rumah sakit, terlebih kondisi pasien yang butuh waktu istirahat.



"Peraturan ICU adalah biarpun keluarga yang boleh berkunjung itu sangat terbatas. Kalaupun masuk paling 1 orang, dua orang maksimal," katanya.

"Jadi memang sengaja dimasukin ICU karena tidak ada pilihan lain untuk membiarkan beliau istirahat. Untuk bisa menyembuhkan diri. Kita mau kasih obat-obat sebanyak mungkin, tapi kalau beliau tidak dikasih istirahat, tidak ada guna," tuturnya.



Thareq sebelumnya mengatakan ayahnya mengalami letih karena beraktivitas terlalu banyak. Dia menjelaskan kondisi ayahnya saat ini stabil dan tidak kritis. Hanya, Habibie butuh banyak istirahat karena selama ini banyak aktivitas.

"Bapak saya sejak muda punya masalah dengan jantung. Karena menua, jantungnya sangat melemah. Dengan aktivitas tinggi tanpa istirahat, badannya memberontak karena badan minta istirahat," ujar Thareq.

(idn/idn)