ACT Inisiasi Gerakan Nasional #IndonesiaDermawan

ACT Inisiasi Gerakan Nasional #IndonesiaDermawan

Mustiana Lestari - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 18:42 WIB
Foto: ACT
Foto: ACT
Jakarta -

Hasil suvei World Giving Index 2018 yang menyebutkan bahwa Indonesia meraih nilai tertinggi sebagai negara paling dermawan. Dilatarbelakangi hal tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menginisiasi Gerakan Nasional #IndonesiaDermawan. Melalui gerakan ini, ACT mengharapkan kedermawanan menjadi rutinitas untuk masyarakat Indonesia.

"Kedermawanan kian menyatu pada jati diri masyarakat Indonesia. Setidaknya, ini yang kami rasakan selama empat belas tahun perjalanan ACT. Kedermawanan menemukan momentumnya ketika terjadi bencana atau ketika hati tergugah untuk membantu saudara yang membutuhkan. Anak bangsa berkolaborasi dalam semangat filantropi, menghidupkan kembali kebersamaan dalam aksi-aksi kebaikan. Kami pun terus berikhtiar menghimpun kesadaran filantropi dari masyarakat dermawan agar semangat gotong-royong dan kepedulian muncul tanpa menunggu momentum," ungkap Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar dalam keterangan tertulis, Selasa (10/9/2019).

Dia melanjutkan filantropi, sejauh ini, memberikan kontribusi dalam menghadapi isu kemiskinan dan berbagai problem kemanusiaan yang terjadi melalui berbagai program bantuan langsung dan program pemberdayaan dengan memperhatikan potensi yang dimiliki oleh masyarakat.

"Indonesia, kita bangsa dermawan. Filantropi menjadi energi optimisme dalam menyelesaikan problematika bangsa dengan menggerakkan partisipasi aktif berbagai elemen bangsa. Cara kerja filantropi dapat dihimpun dari semangat kedermawanan yang organik dengan kesadaran individu maupun kolektif," tandasnya.

Menurut Ibnu, dengan Indonesia dermawan, dia mengharapkan negeri ini menjadi bangsa yang diselamatkan oleh Rabb, dicintai seluruh elemen bangsa, dan dihormati bangsa lain.

"Potensi kedermawanan dalam mengatasi bencana sosial yang muncul secara kultural maupun struktural sejatinya dapat diringankan dengan kegiatan-kegiatan filantropi. Insyaallah, gerakan ini akan menjadi saksi peradaban Indonesia yang semakin maju dan berkembang serta menghidupkan kembali kebersamaan dalam aksi-aksi kebaikan," tambah Ibnu.

ACT mengajak seluruh segmen dermawan untuk menjadi bagian dari gerakan untuk mengaktifkan kembali nilai-nilai kedermawanan seperti gotong-royong yang merupakan karakter terbaik bangsa. Gerakan ini hadir dalam menjawab tantangan problematika masyarakat seperti kemiskinan, kelaparan, masalah pendidikan, dan kesehatan yang terjadi di negeri ini dan penjuru dunia pada umumnya.

"Harapan kami, Gerakan Nasional #IndonesiaDermawan sebagai sebuah gerakan inklusif untuk menginspirasi publik dalam berkontribusi dan menjadi solusi permasalahan kemanusiaan di Indonesia serta dunia secara terus-menerus, tanpa menunggu momen-momen tertentu. Gerakan ini juga merupakan gerkaan simultan di masing-masing wilayah di Indonesia untuk semakin tersebarnya nilai-nilai kedermawanan dan menjadi sebuah titik awal dari lahirnya Hari Indonesia Dermawan setiap tanggal 10 September," tutup Steering Committee Gerakan Nasional Indonesia Dermawan, Syuhelmaidi Syukur.

Filantropi sebagai salah satu modal sosial sejatinya telah menyatu dalam kultur Indonesia dari masa ke masa. Fakta kultural menunjukkan bahwa tradisi filantropi dilestarikan melalui kedermawanan kepada saudara sebangsa yang kurang beruntung. Kontribusi menghadapi isu kemiskinan dan berbagai bencana sosial yang terjadi adalah melalui melalui strategi pemberian bantuan langsung dan strategi pemberdayaan dengan memperhatikan potensi sumber daya manusia serta sumber daya alam yang tersedia.


Simak juga video "Intip Dapur Keliling Penyedia Buka Puasa Kaum Dhuafa":

[Gambas:Video 20detik]



(mul/ega)