Uang Miliaran Rupiah Milik Pemprov Sumut Hilang, Polisi Turun Tangan

Uang Miliaran Rupiah Milik Pemprov Sumut Hilang, Polisi Turun Tangan

Budi Warsito - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 16:04 WIB
Uang Miliaran Rupiah Milik Pemprov Sumut Hilang, Polisi Turun Tangan
Ilustrasi (Muhammad Ridho/detikcom)
Medan - Uang tunai milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berjumlah miliaran rupiah hilang. Uang itu hilang dari dalam mobil yang berada di parkiran kantor Gubernur Sumut.

Kabag Humas Pemprov Sumut M Ikhsan saat dimintai konfirmasi membenarkan perihal hilangnya uang tersebut. "Kejadian itu ada. Tadi saya telepon ke BPKAD," ujar M Ikhsan saat dimintai konfirmasi via telepon, Selasa (10/9/2019).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi yang beredar, uang yang hilang sejumlah Rp 1,6 miliar. Uang itu disimpan di dalam mobil Toyota Avanza BK-1875-ZC. "Kejadiannya tadi malam, sekitar pukul 19.00-20.00 WIB. Di mobil, diparkir," ungkapnya.

Ia mengungkapkan belum bisa memberikan kronologi kejadiannya karena pihaknya belum mendapat cerita lengkap dari pihak BPKAD. Namun saat ini mereka telah membuat laporan ke Polrestabes Medan.

"Dua staf BPKAD saat ini lagi diperiksa di Polres. Kita minta waktu, selesai pemeriksaan, kita akan gelar press release," tandasnya.





Informasi yang diperoleh, sebelum kejadian, seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial MAB (40) dan tenaga honorer Biro Perbekalan Pemprov Sumut, IG (36), mengambil uang tersebut dari Bank Sumut di Jalan Imam Bonjol, Medan.

Mereka membawa uang tersebut dengan mobil. Uang diletakkan di bagian belakang mobil. Tiba di halaman parkir Kantor Pemprov Sumut, mereka meninggalkan mobil untuk salat Asar.



Setelah salat, mereka melihat kunci mobil sudah dalam keadaan rusak. Uang yang baru diambil pun raib.

Kasatreskrim Polresta Medan AKBP Putu Yudha Prawira ketika dimintai konfirmasi membenarkan perihal laporan hilangnya uang tersebut.

"Kita baru terima laporannya. Masih kita dalami laporannya," ujarnya singkat.

(idn/idn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini