Sidang Dakwaan Kivlan Zen

Kivlan Zen Sebut Kaliber 22 buat Tikus, Minta Cari Senpi Baru Sebelum Pemilu

Faiq Hidayat - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 15:41 WIB
Kivlan Zen (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Kivlan Zen pernah mengungkapkan kekecewaan kepada orang suruhannya, Helmi Kurniawan alias Iwan, yang bertugas mencari senjata api (senpi). Kivlan kecewa Helmi membeli senpi laras panjang kaliber 22.

Jaksa dalam surat dakwaan memaparkan, kekecewaan Kivlan Zen disampaikan saat mendatangi rumah Helmi Kurniawan alias Iwan pada 7 Maret 2019.

"Kemudian saksi Helmi Kurniawan alias Iwan ditunjukkan senjata api rakitan laras panjang kaliber 22. Setelah melihat senjata tersebut, terdakwa kecewa dan mengatakan bahwa senjata api laras panjang tersebut hanya cocok untuk menembak tikus," kata jaksa membacakan surat dakwaan Kivlan Zen dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Besar, Selasa (10/9/2019).

Kivlan Zen, menurut jaksa, langsung meminta Helmi Kurniawan alias Iwan mencarikan senjata api laras panjang yang baru.

"Yang kalibernya lebih besar dan harus didapatkan sebelum pelaksanaan pemilu," sebut jaksa.

Senpi laras panjang kaliber 22 yang bikin Kivlan kecewa sebelumnya dibeli Helmi alias Iwan dari Adnil. Adnil saat itu juga menjual 2 senpi lainnya, yakni senpi laras pendek jenis Mayer kaliber 22 mm dan 1 senpi laras pendek jenis revolver dan 4 butir peluru.

Kivlan Zen didakwa bersama-sama sejumlah orang, termasuk Habil Marati, memiliki senpi ilegal dan peluru tajam. Jaksa mengungkap setoran duit dari Habil Marati, yakni SGD 15 ribu dan Rp 60 juta ke Kivlan Zen cs untuk pembelian senpi dan biaya operasional.

"Saksi Habil Marati memberi saksi Helmi Kurniawan alias Iwan uang sebesar Rp 50 juta dan mengatakan bahwa uang tersebut dibutuhkan saksi Helmi Kurniawan untuk kepentingan bangsa dan negara, dan berpesan agar saksi Helmi
Kurniawan alias Iwan tetap semangat," ujar jaksa menerangkan pemberian duit tahap ketiga dari Habil Marati.



Permohonan Praperadilan Istri Kivlan Ditolak, Pengacara Kecewa!:

[Gambas:Video 20detik]

(fdn/fjp)