Belum Teridentifikasi, 4 Korban Kecelakaan Cipularang Diduga Perempuan

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 15:27 WIB
Polda Jabar saat melakukan olah TKP kecelakaan beruntun di Cipularang. (Antara Foto/Raisan Al Farisi)
Jakarta - Empat korban kecelakaan di Tol Cipularang yang terjadi pada Senin (2/9) belum dapat diidentifikasi polisi. Hasil identifikasi sementara di RS Polri, diduga keempat korban berjenis kelamin perempuan.

"Jenazah sementara yang berhasil diidentifikasi untuk jenis kelaminnya saja, yang 4 orang ini diduga perempuan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019).


Polisi menyebut keempat korban sulit dikenali karena kondisi fisik yang mengalami luka bakar. Keempat korban itu diduga berada di 3 mobil berbeda saat kecelakaan terjadi.

"Diduga keempat jenazah tersebut dari 3 kendaraan. Pertama Ayla, sudah diidentifikasi diketahui kendaraan milik rental, dengan nopol B-1802-PYG, di sini diduga diketemukan 2 jenazah perempuan. Kemudian jenazah perempuan yang ketiga di Toyota Rush dengan nopol D-1268-AHK. Dan jenazah yang keempat ini ada di kendaraan Mazda B-1411-AT," ungkapnya.


Dedi mengatakan Tim DVI masih terus mencocokkan DNA korban dengan pihak keluarga yang datang ke RS Polri. Proses itu dilakukan untuk memastikan identitas keempat korban.



"Kalau ada ciri-ciri fisik yang mungkin masih bisa dikenali oleh pihak keluarga itu bisa mempercepat proses identifikasi. Tapi tentunya untuk keakuratan proses identifikasi adalah dengan sampel uji DNA, ini perlu waktu dan keakuratan dari antemortem pihak keluarga sendiri," ujarnya.


Sekadar diketahui, kecelakaan terjadi di Tol Cipularang Km 91, daerah Purwakarta, Jawa Barat, terjadi pada Senin (2/9). Kecelakaan melibatkan 20 kendaraan. Dalam kecelakaan tersebut, 8 orang meninggal dunia dan sejumlah orang terluka.

Polisi menyebut kecelakaan itu awalnya dipicu oleh tergulingnya truk berlebihan muatan. Sejumlah kendaraan berhenti di belakang truk yang terguling tersebut. Namun kemudian datang truk berlebihan muatan dari arah belakang sehingga menabrak kendaraan-kendaraan yang sebelumnya berhenti. (abw/jbr)