Perampok di RM Gratis untuk Duafa di Bogor Sempat Dikira Mau Minta Makan

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 15:13 WIB
Foto: Sachril/detikcom
Bogor - Kawanan perampok menyatroni rumah makan gratis untuk duafa di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Jumat (23/8) dini hari lalu. Para pelaku sempat dikira hendak meminta makan.

"Iya sempat dikira mau makan," kata Merry, ibunda dari Ustad Aditya Prayoga, pemilik rumah makan ditemui di lokasi, Selasa (10/9/2019).

Merry mengatakan, rumah makan yang dikelola oleh putranya itu hanya buka pada siang hari. Namun pada malam hari mereka tetap melayani jika ada yang meminta makan secara cuma-cuma.

"Anak-anak punk juga 'kan malam suka makan di sini, malam suka bikin mi instan kan," imbuh Merry.

Merry mengatakan, ketika peristiwa terjadi saat itu ada 3 orang keponakannya yakni Kiki, Ojik dan Ariel. Ketiganya sedang duduk-duduk sambil main handphone.








"Tiba-tiba ada dua orang bawa pedang masuk ke dalam. Langsung mau nebas Ojik satu orang pelaku, Ojik menghindar," lanjut Merry.

Sementara Kiki dan Ariel berlari keluar. Salah satu pelaku lainnya langsung mengambil 3 unit ponsel di rumah makan tersebut.

"Nah si pelaku yang nebas Ojik itu berkata 'minta uang', kata Ojik nggak ada uang. Pelaku yang ambil HP sempat buka laci. Pas dilihat kosong, langsung pergi ke arah Cikeas," jelas Merry.

Merry mengatakan, pelaku berjumlah 5 orang. Tiga pelaku menunggu di motor dan dua lainnya masuk ke rumah makan.

"Motornya satu di depan, satu di samping, satu agak jauh seperti memantau gitu. Posisi jalan juga kan sepi soalnya dini hari," tandas Merry.

(mei/mei)