KPK Tetapkan Eks Pejabat Pertamina Energy Tersangka Mafia Migas

Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 15:08 WIB
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - KPK menetapkan Bambang Irianto sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Service Pte Ltd (PES). Bambang merupakan Managing Director PES periode 2009-2013.

"KPK menetapkan 1 orang sebagai tersangka yakni BTO (Bambang Irianto)," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam konferensi pers di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019).

PES merupakan anak perusahaan dari PT Pertamina (Persero), sama seperti Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) yang telah dibubarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada bulan Mei 2015. KPK menduga praktik mafia migas sebetulnya dilakukan PES, sedangkan Petral diposisikan sebagai 'paper company'.




"Sehingga KPK fokus mengungkap penyimpangan yang terjadi di PES tersebut," ucap Syarif.

Syarif menyebut pula bila Bambang Irianto pernah pula menjabat sebagai Direktur Utama Petral sebelum dilakukan penggantian pada tahun 2015. Bambang Irianto diduga menerima suap sebesar USD 2,9 juta atas bantuan yang diberikannya ke pihak Kernel Oil.

Bambang Irianto pun disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



Tonton juga video Anggota Komisi III DPR Ngaku Didekati 'Tim Hore' Capim KPK:

[Gambas:Video 20detik]

(dhn/fdn)