Poyuono Ajak Rakyat Kepung DPR-Istana Tolak Revisi UU KPK

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 13:59 WIB
Foto: Arief Poyuono (Dok. Pribadi)
Jakarta - Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono menolak wacana revisi UU Nomor 30/2002 tentang KPK. Dia mengajak masyarakat turun ke jalan menolak revisi UU KPK.

"Nah para anggota masyarakat dari berbagai kalangan baik buruh, tani, nelayan, tukang ojek online, rohaniawan dan para santri mari kita kepung DPR RI dan Istana untuk menolak revisi UU KPK yang akan digunakan untuk merampok uang negara nantinya," sebut Poyuono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/9/2019).


Poyuono menganggap revisi UU KPK ini sebagai upaya pelemahan KPK.

"Jelas kok mereka akan melakukan revisi UU KPK tujuan untuk mempermudah mereka melakukan perampokan uang negara selama ini," sebut dia.

Pada Kamis (5/9), DPR menyepakati revisi UU KPK menjadi RUU usulan DPR. Rencana revisi ini menuai kontroversi karena dalam draf revisi UU KPK kali ini, kewenangan lembaga antirasuah itu makin dibatasi dengan adanya dewan pengawas. Penyadapan hingga penggeledahan harus seizin dewan pengawas tersebut. Revisi UU KPK juga mengatur soal penghentian kasus.


KPK menolak revisi tersebut. Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan KPK kini ada di ujung tanduk.

"Kami harus menyampaikan kepada publik bahwa saat ini KPK berada di ujung tanduk," kata Agus di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (5/9).




Simak juga video Airlangga Bantah Golkar Jadi Inisiator Revisi UU KPK:

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/tor)