Tepis Kabar Bully, Polisi Sebut Bocah Meninggal di Bekasi Akibat Tetanus

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 12:55 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Bekasi - Pihak Polsek Pondok Gede telah menelusuri informasi viral soal bocah berinisial FA yang disebut-sebut tewas akibat di-bully. Polisi menyebut korban meninggal akibat tetanus.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede AKP Supriyanto mengatakan pihaknya telah mengecek informasi tersebut ke lokasi dan meminta keterangan sejumlah tetangga. Namun tidak ada keterangan tetangga yang menyebutkan korban tewas akibat bully.

"Jadi begini ceritanya, begitu anak itu meninggal, katanya dipukuli, saya ke TKP. Begitu saya ke TKP nggak ada tuh pemukulan, cerita dari pada warga," kata AKp Supriyatno saat dihubungi detikcom, Selasa (10/9/2019).

Berdasarkan keterangan tetangga kepada polisi, sebelumnya korban bermain dengan teman-temannya. Kejadian itu disebutnya terjadi pada Agustus 2019 lalu.

"Sebelum meninggal, seminggu sebelumnya itu dia sama teman-temannya biasalah main, bulan Agustus itu dia katanya jatuh, habis lari-larian. Dia dibawa ke rumah sakit," kata Supriyanto.







Hal ini diperkuat berdasarkan rekam medis korban yang menyebutkan bahwa korban meninggal karena tetanus. Namun apa yang menyebabkan korban tetanus, polisi belum bisa mengetahuinya.

"Di rumah sakit, hasil rekam medis, meninggalnya itu karena tetanus. Kalau tetanus di (organ) mana kita juga nggak tahu. Nah tetanus 'kan kalau menyangkut masalah tetanus mungkin kena apa kan kita nggak tahu juga," jelas Supriyanto.

Meski begitu, polisi masih menelusuri informasi lain untuk memastikan penyebab kematian korban tersebut.

"Makanya kita mau telusuri nih, apa sih, bagaimana sih jangan urusan viral tanpa kroscek. Ini kan meninggal ini dari rumah sakitnya 'kan tetanus itu," tutur Supriyanto.

(isa/mea)