Round-Up

Aktor Intelektual Rusuh Papua Dicari Satu-satu

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 06:35 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Agung Pambudhy)


Dedi mengungkapkan para aktor intelektual tersebut mendesain berbagai isu negatif terkait Papua agar Sidang HAM di Jenewa dan Sidang Umum PBB menyoroti dan membahas Papua.

"Agenda setting itulah yang akan mereka desain memunculkan isu-isu Papua, isu tentang HAM, isu kerusuhan, isu rasisme. Itu diangkat kelompok tersebut meski dalam agenda tersebut nggak ada agenda tentang itu," katanya.



Selain mengincar 2 agenda internasional tersebut, para aktor intelektual merencanakan kerusuhan di Papua terjadi hingga 1 Desember. Diketahui, 1 Desember merupakan hari yang dikenal oleh organisasi separatis di Papua sebagai Hari Papua merdeka.

"Kalau di dunia internasional dia mengambil setting Sidang Umum PBB. Kalau di dalam negeri dia mengambil setting tetap mendesain kerusuhan ini sampai 1 Desember. Satu Desember kamu tahu kan 1 Desember ada kegiatan apa, ya itu harus betul-betul diantisipasi secara maksimal," paparnya.
Halaman

(knv/idn)