"Mungkin saya sebagai contoh pengguna pengendara bermotor yang melewati trotoar," kata HGT di Polres Jakpus, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).
HGT menyadari kesalahannya itu. Dia pun meminta maaf kepada korban dan juga masyarakat luas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak menyalahkan banyak masyarakat, tapi saya minta maaf kepada, terutama kepada bapak (Hinto) dan keluarga," imbuh HGT.
HGT mengaku sudah meminta maaf saat peristiwa terjadi pada Sabtu (7/9) lalu. Namun dia mengklaim korban tidak mendengar ucapannya itu karena sedang emosi sehingga dia pun terpancing emosi.
"Saya sudah, kronologisnya, saya sudah minta maaf pak, tapi mungkin karena bapak masih emosi, bapak tidak tahu, tidak mendengar kata maaf saya dan saya kepancing juga oleh omongan, perkataan bapak. Tapi saya minta maaf," tutupnya.
Sementara Hinto juga memaafkan pelaku. Hinto juga berniat untuk mencabut laporan polisi terhadap pelaku.
"Rencananya saya tetep cabut laporan sih atas nama pribadi saya. Ya karena saya ada rasa kasihan juga sama yang bersangkutan," kata Hinto.
Hinto memafkan pelaku karena rasa kemanusiaan lantaran pelaku juga ternyata sudah berkeluarga dan punya anak.
"Ya statement saya sih atas nama kemanusiaan aja lah, karena saya punya anak. Si pelaku juga punya anak," imbuh Hinto. (mea/zak)