detikNews
Senin 09 September 2019, 20:51 WIB

Maling Bobol Rumah di Kemang Pratama Bekasi, Gasak Emas Batangan

Isal Mawardi - detikNews
Maling Bobol Rumah di Kemang Pratama Bekasi, Gasak Emas Batangan Foto: Robby Bernardi/detikcom
Bekasi - Sebuah rumah di Bekasi milik Gustaf Nunuhitu (60) dibobol maling. Pelaku mengambil sejumlah barang berharga milik korban, seperti emas hingga uang tunai.

Pencurian terjadi di rumah Gustaf di Perumahan Kemang Pratama 2, Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (8/9) pagi. Saat itu, kedua anak korban atas nama Abdiel Jusuf (27) dan Nicholas Natannael (24) sedang tidur satu ruangan di kamar lantai bawah.

Pelaku diduga datang dengan menggunakan mobil. Seorang tetangga korban, Helwatun (17), melihat pelaku ketika turun dari mobil dan masuk ke rumah tersebut.

"Pelaku datang terlihat oleh saksi naik mobil minibus Kijang Innova menurunkan satu orang pelaku, lalu membuka pintu pagar depan," ujar Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing dalam keterangannya, Senin (9/8/2019).

Erna menyebut pelaku langsung naik ke lantai 3 dan menuju kamar korban. Pelaku mengacak-acak barang korban di rumah tersebut.

"Pelaku naik ke lantai 2 dengan mencongkel pintu utama depan. Kemudian pelaku lalu naik ke lantai 3 mencongkel pintu kamar utama korban, lalu mengacak-acak isi lemari, isi meja-meja," lanjutnya.








Pelaku mengambil sejumlah harta benda korban dari dalam kamar korban, di antaranya perhiasan emas yang disimpan di sebuah laci.

"Pelaku mengambil perhiasan emas dari laci meja di bawah TV," ujar Erna.

Pelaku menaruh barang curiannya ke dalam tas pinggang. Saat keluar dari rumah, pelaku seketika masuk ke dalam mobil.

"Saat pelaku keluar, terlihat kembali oleh saksi membawa tas pinggang, lalu dengan cepat kabur naik mobil tersebut," ujar Erna.

Korban, Gustaf, mengatakan pelaku mengambil harta bendanya di kamarnya yang berada di lantai 3.

"Ada emas batangan, kemudian uang tunai Rp 25 juta, ada jam tangan 2 (buah), ada kamera Canon, terus dompet sama kartu kredit," ujar Gustaf saat dihubungi detikcom, Senin (9/9/2019).



Jika ditotal, Gustaf memperkirakan total kerugian hingga Rp 150 juta. "Barang-barang sih kurang-lebih 145 juta, tapi kerusakan pintu kan dijebol juga dua pintu, Rp 150-160 jutalah," ujar Gustaf.

Ia memperkirakan pelaku lebih dari satu orang. "Perkiraan tiga orang, dua orang nunggu di mobil, satu orang masuk," ujarnya.
(isa/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com