detikNews
Senin 09 September 2019, 18:15 WIB

Begini Kondisi Gunungan Sampah Bantargebang yang Disorot Leonardo DiCaprio

Isal Mawardi - detikNews
Begini Kondisi Gunungan Sampah Bantargebang yang Disorot Leonardo DiCaprio TPST Bantargebang (Isal/detikcom)
Bekasi - Aktor Hollywood, Leonardo DiCaprio, menyoroti gunungan sampah di TPST Bantargebang. Menurutnya, gunungan sampah di TPST Bantargebang yang terbesar di dunia. Lantas bagaimana kondisi gunungan sampah itu?

Pantauan detikcom di TPST Bantargebang, Ciketing Udik, Bantargebang, Bekasi, Senin (9/9/2019) sore, tampak sejumlah gunungan sampah. Gunungan sampah itu sudah ditutupi geomembrane. Geomembrane tersebut tampak berwarna hitam keabu-abuan.


Lapisan geomembrane itu terlihat tebal. Di atas geomembrane, tampak tersusun tangga portabel dari besi untuk lalu lalang petugas TPST.

Sementara itu, pada gunungan sampah yang tidak tertutup geomembrane, tampak ditemui sejumlah aktivitas. Dari penurunan sampah dari truk hingga pemilahan sampah yang masih bisa diolah oleh para pemulung.

TPST Bantargebang.TPST Bantargebang (Isal/detikcom)

Di tepi gunungan sampah, terlihat sejumlah truk antre memanjang untuk membuang sampah yang berada dalam bak truk. Sejumlah petugas membuang buntalan sampah yang sudah terikat plastik ke dalam hamparan gunungan sampah.




Selain itu, sejumlah alat berat tampak berada di gunungan sampah. Alat berat itu terlihat sedang menata tumpukan sampah. Bau menyengat juga tercium di sekitar lokasi.

Menanggapi posting-an Leonardo DiCaprio, Kepala Satuan Pelaksana Pengolahan Energi Terbarukan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Rizky Febriyanto, turut bersuara. Dia mengatakan TPST Bantargebang memang salah satu tempat pembuangan sampah terbesar di Indonesia.

"TPST Bantargebang memang merupakan TPA terbesar di Indonesia dengan volume sampah terbesar yang diterima setiap harinya, yaitu sekitar 7.800 ton/hari pada tahun 2019 ini, mungkin bila dibandingkan dengan TPA lain tentu saja TPA Bantargebang merupakan TPA dengan gunungan sampah tertinggi," ujar Rizky lewat pesan singkat, Senin (9/9/2019).


Namun pihaknya terus berbenah untuk menata TPST Bantargebang. Salah satunya dengan memasang geomembrane di gunungan sampah agar mengurangi bau.

"Diupayakan tidak ada ceceran sampah di sepanjang jalan operasional kecuali sekitar 100 meter dari dumping point, kami tutup beberapa zona dengan geomembrane dan tanah merah untuk mengurangi bau dan berkembangnya vektor penyakit, seperti lalat, ulat, kecoa," ujar Rizky.

TPST Bantargebang.TPST Bantargebang (Isal/detikcom)

Rizky menuturkan sebanyak 33 persen sampah jenis plastik dari total keseluruhan sampah yang ada di TSPT Bantargebang. "Saat ini tidak kita proses karena plant pengolahan sampah plastik masih belum diserahterimakan oleh pihak ketiga kepada Pemprov DKI Jakarta, jadi sampah plastik hanya dikumpulkan atau dimanfaatkan oleh pemulung untuk mereka jual," ujar Rizky.


Sebelumnya, Leonardo DiCaprio menyoroti gunungan sampah di Indonesia. Ia menyebut Bantargebang sebagai 'gunung sampah' terbesar.

"Pemungut sampah mengumpulkan plastik di antara sampah rumah tangga di TPS Bantargebang tak jauh dari Jakarta. Lokasi ini diketahui sebagai gunung sampah paling besar di dunia. Januari 2019," tulis Leonardo DiCaprio pada foto yang di-repost dari National Geographic tersebut.
(isa/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com