TransJakarta Tambah Armada di Rute Ganjil Genap

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 09 Sep 2019 11:37 WIB
TransJakarta (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - TransJakarta menambah armada di lokasi-lokasi yang terkena ganjil-genap. Hal itu untuk mempermudah masyarakat yang beralih ke transportasi umum.

"Kita juga terus menambah junlah armada, menambah keamanan, menambah jangkauan. Sehingga menggunakan kendaraan umum jadi sesuatu yang meringankan bagi masyarakat," ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Anies berharap, dengan adanya sistem ganjil-genap bisa membuat masyarakat beralih ke transportasi umum.

"Ini hari pertama nanti kita lihat sore hari ya dari Dishub, tapi insyaallah ini bisa berjalan lancar dan kita berharap nanti masyarakat lebih banyak menggunakan kendaraan umum," ucap Anies.



Sementara itu, Direktur Utama TransJakarta Agung Wicaksono menyebut sudah menambah 18 unit di beberapa rute TranJakarta.

"Total penambahan bus sebanyak 18 unit dari jumlah renop (rencana operasi) setiap hari kerja," ucap Agung dalam keterangan terpisah.

Detail penambahannya adalah, masing-masing 2 bus yang beroperasi di koridor 4, koridor 5 dan 9. Lalu, non BRT dalam kota juga masing-masing 2 bus untuk jalur Lebak Bulus-Rambutan, Lebak Bulus-Senen, Senen-Bunsen.



Sedangkan untuk non BRT Perbatasan masing-masing 2 unit untuk trek Pondok Cabe-Tanah Abang, dan Poris Plawad-Bundaran Senayan. Sedangkan untuk non BRT Premium masing-masing satu bus untuk jalur Cibubur-Kuningan dan Bekasi Barat-Kuningan.

Diketahui, sistem ganjil genap diberlakukan di 25 ruas di wilayah DKI Jakarta dengan durasi pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB. Bagi para pengemudi yang melanggar, akan dikenai sanksi denda Rp 500 ribu.

Berikut ini 25 rute ganjil-genap yang diperluas;

1. Jalan Pintu Besar Selatan
2. Jalan Gajah Mada
3. Jalan Hayam Wuruk
4. Jalan Majapahit
5. Jalan Medan Merdeka Barat
6. Jalan MH Thamrin
7. Jalan Jenderal Sudirman
8. Jalan Sisingamangaraja
9. Jalan Panglima Polim
10. Jalan Fatmawati (mulai dari simpang Jl Ketimun 1 sampai simpang Jl TB Simatupang)
11. Jalan Suryopranoto
12. Jalan Balikpapan
13. Jalan Kyai Caringin
14. Jalan Tomang Raya
15. Jalan S. Parman (mulai dari Simpang Jl Tomang Raya sampai Simpang Jl KS Tubun)
16. Jalan Gatot Subroto
17. Jalan MT Haryono
18. Jalan HR Rasuna Said
19. Jalan DI Panjaitan
20. Jalan Jenderal A Yani (mulai dari simpang Jl Perintis Kemerdekaan sampai simpang Jl Bekasi Timur Raya)
21. Jalan Pramuka
22. Jalan Selemba Raya sisi barat, Jalan Salemba Raya sisi timur
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalan Gunung Sahari


Tiada gading yang tak retak. Seperti juga dalam kebijakan ganjil genap ini. Tengok videonya:

(aik/rvk)