KPAI Bantah Terima Duit Bloomberg untuk Kampanye Anti-iklan Rokok

Fajar Pratama - detikNews
Senin, 09 Sep 2019 11:05 WIB
Ketua KPAI Susanto (Foto: Istimewa)
Jakarta - Pasca-penghentian audisi pencarian bakat atlet bulu tangkis oleh PB Djarum, suara-suara miring terhadap KPAI bergemuruh di media sosial. Ada sejumlah netizen yang menyebut KPAI menerima dana asing untuk memerangi iklan rokok yang melibatkan anak. KPAI membantah informasi itu.

Informasi itu diunggah beberapa netizen yang mengambil artikel di salah satu situs berita pada 2012. Dalam artikel itu disebutkan, KPAI dan sejumlah lembaga lainnya menerima dana dari Bloomberg Initiative, untuk keperluan kampanye antitembakau dan antirokok. Informasi serupa dituliskan oleh sejumlah pihak dalam berbagai situs internet.

KPAI menyanggah informasi itu. Ketua KPAI Susanto menyatakan lembaganya tidak sedikit pun menerima dana dari Bloomberg Initiative.

"Perlu kami sampaikan bahwa KPAI tidak pernah menerima dana dari Bloomberg serupiah pun," kata Susanto kepada detikcom, Senin (9/9/2019).

Susanto mengatakan apa yang dilakukan KPAI, semata-mata merupakan amanat tugas dari Undang-undang.




"Apa yang dilakukan KPAI semata-mata melaksanakan tugas dan norma yang ada kita patuhi bersama. Saya berharap ada solusi terbaik agar pengembangan bakat dan minat di bidang bulutangkis tetap berlanjut," tutur Susanto.

Susanto mengatakan hasil rapat lintas kementerian, semua pihak berkomitmen agar audisi bulutangkis tetap berjalan karena merupakan bagian dari pembinaan anak-anak. Namun audisi tetap dijalankan berdasarkan regulasi yang ada.

"Ini komitmen bersama, termasuk hasil pertemuan lintas kementerian yang lalu," sambung Susanto.

"Audisi tetap berjalan. KPAI justru meminta semua pihak men-support pembinaan anak di bidang bulutangkis namun penyelenggaraannya menyesuaikan dengan regulasi yang udah berjalan,"sambung dia. (fjp/tor)