Prit! Pelanggar Ganjil Genap di Jalan Pramuka Jaktim Ditilang Polisi

Prit! Pelanggar Ganjil Genap di Jalan Pramuka Jaktim Ditilang Polisi

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Senin, 09 Sep 2019 08:49 WIB
Pelanggar Ganjil Genap Kena Tilang (Foto: Jefrie/detikcom)
Pelanggar Ganjil Genap Kena Tilang (Foto: Jefrie/detikcom)
Jakarta - Perluasan sistem ganjil genap mulai diberlakukan hari ini. Namun, masih ada pengendara yang tidak mengindahkan peraturan tersebut.

Pantauan di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (9/9/2019), pukul 07.09 WIB, masih terdapat kendaraan bernomor pelat genap yang melewati Jalan Pramuka. Salah satu pengendara yang melanggar pun ditindak oleh aparat kepolisian.


Foto: Jefrie/detikcom


Pengendara yang enggan menyebutkan namanya ini ditilang pihak kepolisian di perempatan jalan antara Jalan Pramuka, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Pemuda. Polisi memberhentikan mobil tersebut dan mengarahkannya ke pinggir jalan yang aman untuk dilakukan penindakan.



Polisi yang menindak pengendara tersebut mengingatkan awal waktu penindakan sistem ganjil genap pada hari ini. "Dari pukul 06.00 WIB ya bapak ya jangan salah," kata dia.

Polisi menindak pengendara ini dengan memberikan slip biru dan mendata kelengkapan surat-surat kendaraan. Dia juga menyita Surat Izin Mengemudi (SIM) pengendara tersebut.

"Penindakannya dikasih slip biru. Nanti itu pengadilan yang memutuskan untuk dendanya. Lebih lanjutnya nanti saya arahkan ke kejaksaan atau pengadilan. Tanggal 27 nanti bulan 9 ini juga. SIM-nya pak," sambung polisi tersebut.

Kasat Lantas Polres Jakarta Timur AKBP Sutimin yang juga memantau penerapan peraturan ini, menjelaskan mengenai akses Jalan Pramuka ini. Dia menyebutkan untuk hari ini mobil berpelat genap dilarang melalui Jalan Pramuka.

"Pagi hari ini kan dimulai tanggal 9 ini mulai pukul 06.00 sampai jam 10.00kita posisi di tempat Pramuka yaitu akses yang Jalan Pemuda ke Pramuka apa Ahmad Yani nanti kita mulai penindakan untuk ganjil-genap yang melintas. Hari ini berarti diberlakukan ganjil berarti yang genap sementara tidak boleh," kata Kasat Lantas Polres Jakarta Timur AKBP Sutimin.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI mulai hari ini resmi memberlakukan sistem ganjil genap di 25 ruas di wilayah DKI Jakarta. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI, Syafrin Liputo mengimbau agar warga Jakarta dan Jabodetabek ikut menyukseskan perluasan ganjil genap ini.

"Saya mengimbau kepada masyarakat tidak hanya Jakarta, tetapi warga Jabodetabek, mari kita sukseskan perluasan ganjil genap. Perlu kita pahami, bahwa udara sudah sangat memprihatinkan, begitu banyak orang terkena kanker, dan juga paru yang beresiko untuk saat ini. Tentu dengan upaya perluasan ganjil genap, kita harapkan dukung lingkungan, khususnya kualitas udara di Jakarta nanti," ujar Syafrin saat dihubungi, Minggu (8/9/2019) malam. (knv/knv)