detikNews
Senin 09 September 2019, 08:37 WIB

Polisi Ingatkan Sanksi Denda-Kurungan Bagi Pelanggar Ganjil Genap

Samsudhuha Wildansyah, Matius Alfons - detikNews
Polisi Ingatkan Sanksi Denda-Kurungan Bagi Pelanggar Ganjil Genap Foto: Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, pukul 07.10 WIB (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Pemberlakuan sistem ganjil genap di 25 titik ruas jalan di Jakarta sudah berlaku sejak hari ini. Jika ada pengendara yang melanggar, polisi akan menilangnya dengan sanksi denda maksimal Rp 500 ribu.

Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir menegaskan pihaknya pada hari ini mulai menindak para pengendara yang melanggar aturan ganjil-genap. Sebab, sosialisasi terkait perluasan ganjil-genap sudah selesai.


"Pelanggar dikenakan sanksi dua bulan penjara atau denda administrasi sebesar maksimal Rp 500 ribu," kata Nasir saat dikonfirmasi wartawan, Senin (9/9/2019)

Hukuman kurungan maupun denda Rp 500 ribu tertuang pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ganjil genap sendiri akan berlaku pada pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.



Sementara itu, pantauan detikcom di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, pukul 07.10 WIB terlihat mulai ada 4 petugas Dishub dan 4 polisi yang melakukan pengawasan. Terlihat di Bundaran Senayan para petugas juga mengatur jalannya lalu lintas.

Jalan Sisingamangaraja menjadi titik awal perluasan ganjil genap yang akan berlaku hingga perempatan Jalan TB Simatupang. Terlihat di titik awal ini ada petunjuk marka bertuliskan Kawasan Gage.

Sementara itu, Kasie Gakkum Dishub DKI Jakarta, August mengatakan hari ini mulai berlaku penindakan ganjil genap. Ia menyebut pelat genap yang masuk ke Jalan Sisingamangaraja hingga Jalan TB Simatupang akan dikenakan sanksi tilang.


"Saat ini sudah tahap penindakan setelah selesai uji coba perluasan ganjil genap selama 1 bulan belakang kemarin, kalau yang sudah memasuki kita dan rekan-rekan kepolisian akan lakukan penegakan hukum (tilang)," ucap August.

August menyebut aturan ganjil genap ini sudah mulai berlaku sejak pukul 06.00 WIB. Menurutnya sejauh ini belum ada belum ada mobil berplat genap yang melanggar.

"Sementara ini dari pukul 6 tadi sampai saya berdiri sekarang belum ada yang melanggar sih. Penindakan kalau masuk ruas Sudirman-thamrin itu ada e-TLE, kalau jalan Sisingamangaraja itu nanti di Hang Lekir, Perempatan Al Azhar banyak rekan kepolisian," sebut August.



Berikut ini 25 rute ganjil-genap yang diperluas;

1. Jalan Pintu Besar Selatan
2. Jalan Gajah Mada
3. Jalan Hayam Wuruk
4. Jalan Majapahit
5. Jalan Medan Merdeka Barat
6. Jalan MH Thamrin
7. Jalan Jenderal Sudirman
8. Jalan Sisingamangaraja
9. Jalan Panglima Polim
10. Jalan Fatmawati (mulai dari simpang Jl Ketimun 1 sampai simpang Jl TB Simatupang)

11. Jalan Suryopranoto
12. Jalan Balikpapan
13. Jalan Kyai Caringin
14. Jalan Tomang Raya
15. Jalan S. Parman (mulai dari Simpang Jl Tomang Raya sampai Simpang Jl KS Tubun)
16. Jalan Gatot Subroto
17. Jalan MT Haryono
18. Jalan HR Rasuna Said
19. Jalan DI Panjaitan
20. Jalan Jenderal A Yani (mulai dari simpang Jl Perintis Kemerdekaan sampai simpang Jl Bekasi Timur Raya)

21. Jalan Pramuka
22. Jalan Selemba Raya sisi barat, Jalan Salemba Raya sisi timur
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalam Gunung Sahari
(gbr/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com