Politikus PD: Hati-hati! Cabut Paspor Veronica Koman Bisa Langgar HAM

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Minggu, 08 Sep 2019 13:12 WIB
Wasekjen PD Rachland Nashidik. (Farih/detikcom)
Jakarta - Politikus Partai Demokrat (PD) Rachland Nashidik meminta polisi berhati-hati soal usul pencabutan paspor tersangka provokasi asrama Papua di Surabaya, Veronica Koman. Rachland menilai, jika paspor Veronica dicabut dan membuatnya kehilangan kewarganegaraan (terjadi statelessness), hal tersebut menjadi pelanggaran HAM.

"Hati hati, Pak Polisi. Pencabutan paspor, bila itu mengakibatkan seseorang mengalami statelessness, maka itu berarti pelanggaran hak asasi manusia. Dalam kasus Papua, itu justru menebalkan aspek pelanggaran HAM setelah tudingan adanya rasisme dan diskriminasi," tulis Rachland di akun Twitter miliknya, @RachlanNashidik, seperti dilihat detikcom, Minggu (8/9/2019).

Rachland mengungkapkan hak atas kewarganegaraan merupakan pintu bagi pemenuhan hak-hak asasi seseorang yang dijamin konstitusi negaranya. Dia lalu mengutip pernyataan seorang filsuf Jerman, Hannah Arendt, yang menyebut hak asasi manusia sebagai "the right to have rights".


"Menempatkan orang pada keadaan statelessness adalah pelanggaran hak asasi manusia yang serius," katanya.
Selanjutnya
Halaman
1 2