Anies soal Ruang Baca MRT: Buku Bisa Dikembalikan di Stasiun Berikutnya

Rolando - detikNews
Minggu, 08 Sep 2019 11:29 WIB
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Stasiun MRT (Rolando/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan ruang baca buku di setiap Stasiun MRT. Anies mengatakan warga bisa membawa buku tersebut di dalam gerbong kereta MRT dan mengembalikannya di stasiun berikutnya.

"Saya tadi baca kisah kisah inspiratif kumpulan dari kantor berita Antara. Jadi kita hari ini meluncurkan ruang baca buku di stasiun-stasiun MRT. Tadi kita mulai di Stasiun Bundaran HI sekarang kita ada di Stasiun Lebak Bulus di sini juga ada satu lagi," kata Anies di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (8/9/2019).

"Tujuan kita adalah membangun gerakan baca buku kita menyadari pentingnya literasi bagi sebuah masyarakat. Apalagi di kota seperti Jakarta, dimana kita jadi bagian dari kota global untuk bisa jadi bisa maju berkembang maka warganya harus bisa menjadi warga yang memiliki tingkat literasi tinggi. Salah satunya dengan kegemaran membaca," tambah Anies.



Warga Jakarta nantinya bisa memanfaatkan buku-buku tersebut dari satu stasiun ke stasiun lainnya. Anies mengatakan warga dapat mengembalikan buku yang dipinjam di stasiun selanjutnya.

"Nah di dalam perjalan dari stasiun ke stasiun lain itu ada yg kita tawarkan ke masyarakat silakan ambil buku baca di sepanjang perjalanan lalu silakan kembalikan di stasiun berikutnya," ujar Anies.

Buku yang ditawarkan untuk dibaca adalah buku yang tidak terlalu berat untuk mengerti. Anies mengatakan rencananya juga akan menambahkan rak buku di halte bus.

"Seperti membaca yang karena ini kumpulan cerpen. Kisah-kisah pendek di dalam sebuah buku. Jadi di dalam 30 menit dapat cerita di situ ini harapan kita. Nanti di berbagai tempat di Jakarta termasuk di halte bus kita akan mendorong lebih banyak rak buku untuk membaca," ucapnya.




Anies mengajak warga Jakarta untuk dapat menyumbangkan buku ke Stasiun MRT. Buku yang disumbangkan diharapkan Anies dapat dibaca leluasa semua kalangan.

"Kemudian bukunya disumbangkan dari masyarakat. Nanti MRT juga mengumpulkan dan kita menyambut baik masyarakat kalau mau menyumbangkan bukunya. Pesan saya menyumbangkan bukunya yang bisa leluasa dibaca," katanya.

Sementara itu, Dirut MRT, William Sabandar mengatakan sedang menyiapkan perpustakaan kecil di Stasiun Dukuh Atas. Selain itu William mengatakan pihaknya sedang menggarap kerja sama dengan Perpusatakaan Nasional untuk membuat buku digital.

"Jadi donasi buku masyarakat kita akan undang dan memasukkan setiap stasiun MRT Jakarta. Kemudian yang kedua yang MRT akan lakukan adalah menyiapkan yang namanya micro library yang sedang kita siapkan akan ditempatkan di Stasiun Dukuh Atas nanti di bawah Jalan Kendal," sebut William.


"Nah itu rencananya pada bulan Oktober dan kita bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional untuk nantinya juga di awal 2020 selain perpustakaan atau selain gerakan baca buku yang sifatnya tadi buku fisik juga akan ada yang namanya digital books. Jadi itu yang akan kita kerja samakan dengan Perpustakaan Nasional, semuanya sedang jalan," imbuh William. (fdu/fdu)