Tudingan Gerindra soal Esemka: Komponen dari China, Pabrik Tempat Perakitan

Herianto Batubara - detikNews
Sabtu, 07 Sep 2019 13:33 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pabrik mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa/Setpres)
Jakarta - Partai Gerindra ragu bahwa mobil Esemka merupakan karya anak bangsa Indonesia seperti disebut-sebut selama ini. Gerindra menuding komponen Esemka didatangkan dari China.

Partai Gerindra lewat akun Twitter resminya, @Gerindra, seperti dilihat detikcom Sabtu (7/9/2019) mencuitkan sejumlah hal soal mobil Esemka. Gerindra awalnya menanggapi cuitan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kerja ke pabrik mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah.

"Menyambut gembira beroperasinya pabrik mobil Esemka milik PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyolali, hari ini, beserta fasilitasnya. Kendati bukan mobil nasional, sebagai produk dalam negeri, tentu kehadiran Esemka memberikan efek berantai bagi industri pemasok lokal lainnya," cuit Jokowi saat itu lewat akun Twitter @jokowi.


Akun Twitter Gerindra pun me-retweet cuitan Jokowi itu. "Menggunakan komponen yang didatangkan dari China, pabrik Esemka hanya menjadi tempat perakitan mobil," tulis @Gerindra.

Partai Gerindra menyebut, pabrik Esemka di Boyolali hanya digunakan untuk merakit komponen bodi dan interior. Gerindra menyebut mesin sudah terpasang pada rangka pada saat diimpor.

"Mobil Esemka tersebut hanya berstandar Euro 2. Jadi empat di antaranya yang bermesin bensin dipastikan tidak bisa diproduksi massal karena berstandar Euro 2. Sebab, sejak 7 Oktober 2018, semua mobil baru bermesin bahan bakar bensin wajib berstandar Euro 4," demikian cuitan lain akun @Gerindra menanggapi mobil yang diproduksi PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) itu.

Dihubungi terpisah, politikus Gerindra Andre Rosiade juga mempertanyakan mobil Esemka ini. Menurutnya, mobil ini sangat mirip dengan mobil produk asal China.

"Mohon maaf, Pak Jokowi. Saya mau tanya, kok mobil Esemka yang pabriknya diresmikan kemarin mirip dengan mobil produk China alias Tiongkok?" kata Andre kepada wartawan, Sabtu (7/9/2019).

"Apakah ini produksi dalam negeri atau merakit mobil dari Tiongkok tapi dikasih merek Esemka? Mohon pencerahannya, Pak Jokowi. Kok beda ya antara yang diuji dan dipakai Pak Jokowi waktu jadi Wali Kota dengan yang diproduksi," imbuh Andre.


Andre berharap peluncuran mobil Esemka bukan hanya untuk menjawab kritik publik. Dia juga berharap mobil tersebut memang benar-benar buatan dalam negeri.

"Tentu kita berharap produk Esemka ini bukan hanya sekadar menjawab kritik publik, tapi benar-benar buatan dalam negeri. Bukan mobil rakitan dari Tiongkok lalu dikasih merek Esemka," katanya.

detikcom sudah menghubungi Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) Eddy Wirajaya untuk meminta tanggapan terkait tudingan Gerindra ini. Eddy mengatakan belum bisa menjawab karena sedang sibuk di pabrik. Dia berjanji segera merespons dan menjawab tudingan itu. (hri/mae)