Stok Pangan Sumut untuk Lebaran Hingga Awal 2006 Aman

Stok Pangan Sumut untuk Lebaran Hingga Awal 2006 Aman

- detikNews
Kamis, 27 Okt 2005 03:35 WIB
Medan - Stok pangan Sumatera Utara untuk Lebaran hingga tahun baru 2006 dipastikan aman. Ketersediaan beras dan gula pasir yang bersumber dari produksi, stok, baik yang bersumber dari impor atau didatangkan dari provinsi lain sudah melebihi kebutuhan rata-rata provinsi ini.Berdasarkan keterangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, ketersediaan beras hingga Desember 2005 sebanyak 2.490.305 ton, sedangkan kebutuhan normal 1.967.584 ton dan cadangan 522.721 ton. Sementara cadangan gula pasir hingga akhir Oktober 49.200 ton sementara kebutuhan setiap bulannya 17.000 ton."Ketersediaan beras di Sumut aman dan itu berasal dari cadangan, produksi, impor,"kata Kataersada Sinuraya, Kasubdis Rencana dan Program DisperindagSumut, kepada wartawan di Aula Badan Informasi dan Komunikasi (Bainfokom) Sumut, Jalan HM Said Medan, Rabu (26/10/2005).Gula pasir, lanjut Sinuraya, juga aman karena Disperindag Sumut sudah meminta persetujuan perdagangan gula antarpulau. "Dan ditambah lagi dengan rencana menteri perdagangan RI pada November akan memberikan izin impor ke Sumut sebanyak 10.000 ton," katanya.Sinuraya yang didampingi Kasubdis Perdagangan Dalam Negeri Romel Sembiring, mengatakan cadangan gula pasir awal Agustus 2005 sebanyak 21.000 ton. Sejak Agustus hingga awal Oktober 2005 Disperindag telah merekomendasikan permintaan persetujuan perdagangan gula antar pulau sebanyak 90.000 ton yang akan dimasukkan ke Sumut berasal dari Jawa Timur dan Lampung."Dari permintaan tersebut, sudah terealisir masuk ke Sumut sebanyak 67.000 ton dan saat ini sedang menunggu pengapalan serta masih dalam perjalanan sebanyak 14.000 ton. Dari perhitungan tersebut hingga akhir Januari 2006 Sumut aman dari kelangkaan gula pasir termasuk pasokan gula operasi pasar," kata Romel Sembiring. Disperindag juga telah melaksanakan dua tahap operasi pasar (OP) khusus gula pasir. Tahap pertama dilakukan pada 28 September-5 Oktober 2005 di Kota Medan, Deliserdang dan Kota Binjai. Dalam opperasi pasar yang berlangsung satu minggu tersebut gula pasir terjual 921.855 kg dengan harga Rp 5.500/kg. Sedangkan (OP) tahap dua dilaksanakan pada 18 Oktober-25 Oktober di Langkat, Binjai, Deliserdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi dan Asahan. (gtp/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini