Sudi Silalahi: Tidak Pernah Ada Rencana Beli Pesawat
Kamis, 27 Okt 2005 02:01 WIB
Jakarta - Adanya rencana pemerintah untuk membeli pesawat kepresidenan pada tahun 2006 dibantah. Menurut Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, pemerintah berkomitmen memanfaatkan anggaran seefisien mungkin."Nggak pernah ada rencana beli pesawat. Tanya saja sama yang mengatakan, itu (beli pesawat kepresidenan) dari mana informasinya," ujar Sudi di-sela sela pembukaan Pameran dan Workshop Batu Bara di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jakarta, Rabu (26/10/2005).Pernyataan tersebut disampaikan Sudi ketika dikonfirmasi tentang rencana pemerintah membeli pesawat yang disampaikan Kepala Badan Pengkajian Ekonomi Keuangan dan Kerjasama Internasional (BAPEKI) Departemen Keuangan Anggito Abimayu.Menurut Anggito, usai rapat tertutup dengan Panja A Panitia Anggaran DPR di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/10/2005), sebagian anggaran hasil kenaikan sebesar 57 persen akan digunakan untuk membeli pesawat operasinal kepresiden. Alasannya, juga efisiensi. Sebab membeli pesawat jauh lebih menghemat uang negara dibanding menyewa pesawat .Bantahan juga disampaikan oleh Menkeu Jusuf Anwar yang ditemui secara terpisah pada kesempatan sama. "Pembelian pesawat tidak dibahas. Mungkin yang dimaksud adalah perawatan pesawat kepresidenan. Sekarang kan sudah ada," ujarnya.Kalupun ada niat pembelian pesawat, menurut Menkeu, bisa jadi Presiden Susilo B. Yudhoyono belum mengetahuinya. Pembahasan mengenai penggunaan anggaran yang dialokasikan, sepenuhnya merupakan tanggung jawab Kementrian Sekretariat Negara."Presiden memang tidak mungkin mengurus setiap itemnya. Nah penanggung jawab itu yang tahu secara detil," jelas Menkeu.
(gtp/)











































