Kenaikan Anggaran Kepresidenan Hasil Rapat Kabinet

Kenaikan Anggaran Kepresidenan Hasil Rapat Kabinet

- detikNews
Kamis, 27 Okt 2005 01:24 WIB
Jakarta - Ketidakkompakan di tubuh Kabinet Indonesia Bersatu mulai mencuat keluar. Pengakuan Presiden Susilo B. Yudhoyono melalui juru bicaranya bahwa dia baru mengetahui kenaikan anggaran operasional kepresidenan sebesar 57 persen dari media massa, dibantah oleh Menkeu Jusuf Anwar. "Kenaikan anggaran sudah dirapatkan dalam rapat kabinet. Saya tidak menetapkan sendiri. Itu persetujuan kabinet. Kabinet itu, kepalanya presiden. Semua dilaporkan," tandas Menkeu di sela-sela pembukaan Pameran dan Workshop Batu Bara oleh Presiden SBY di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jakarta, Rabu (27/10/2005).Menurut Menkeu, bukan hanya anggaran untuk Presiden dan Wapres yang diusulkan untuk naik, melainkan seluruh departemen dan lemabaga negara. Besaran alokasinya dibahas dalam rapat kabinet. Sebelum akhirnya RAPBN 2006 itu diajukan ke DPR-RI untuk dimintakan pengesahan, ia telah memberikan laporan secara umum kepada Presiden SBY."Kenaikan anggaran itu kan hal yang wajar-wajar saja. Terutama untuk optimalisasi kementrian dan lembaga negara. Bagaimanapun, tahun ini harga-harga naik," imbuhnya. (gtp/)


Berita Terkait