Distribusi KKB di Sumut Lancar

Distribusi KKB di Sumut Lancar

- detikNews
Kamis, 27 Okt 2005 01:54 WIB
Medan - Pendistribusian kartu kompensasi BBM (KKB) untuk sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut) mencapai angka seratus persen, sementara untuk beberapa daerah lain sudah mencapai 80 persen. Sejauh ini pendistribusian KKB berlangsung tanpa kendala berarti.Pendistribusian yang mencapai 100 persen itu untuk delapan daerah, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Asahan, Dairi, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Kota Sibolga, Kota Medan dan Kota Binjai."Ini angka yang sudah teralisasi terhitung 25 Oktober. Pendistribusian ini akan terus diupayakansecepat mungkin sehingga masyarakat bisa segera mendapat dana subsidi tunai langsung (SLT)," kata RE Nainggolan, Kepala Badan Informasi dan Komunikasi (Infokom) Sumut MM di Medan, Rabu (26/10/2005).Sedang di 18 daerah lainnya sudah didistribusikan di atas 80 persen, yakni Kabupaten Mandailing Natal sekitar 87 persen, Tapanuli Selatan 92,03 persen, Tapanuli Tengah 93,82 persen, Toba Samosir 81,54 persen, Karo 88,50 persen, Deliserdang 80,03 persen, Samosir 82,73 persen, Serdang Bedagai 81,29 persen, Tanjungbalai 85,37 persen, Kota Pematangsiantar 85,27persen, Tebing Tinggi 99,94 persen, dan Padangsidimpuan 81,00 persen."Khusus Labuhan Batu baru 20 persen, Simalungun 59,98 persen dan Langkat 10 persen. Hal ini terjadi karena sebelumnya ada keterlambatan data dari daerah setempat," kata Nainggolan seraya menyebutkan khusus Nias dan Nias Selatan belum ada laporan terakhirnya.Menyangkut jumlah kartu KKB yang dibatalkan karena ada rumah tangga yang tidak layak menerimanya, Nainggolan mengungkapkan bahwa sampai saat ini tercatat sekitar 9.914 kartu. Kartu tersebut, telah ditahan dan dimusnahkan sesuai dengan ketentuan.Sementara rumah tangga miskin yang belum didaftar dan mendaftar kembali, lanjut Nainggolan, mencapai 115.967 rumah tangga antara lain, Madina 2.138 rumah tangga, Tapanuli Selatan 12.641 rumah tangga, Tapanuli Tengah 11.439 rumah tangga, Tapanuli Utara 10.860 rumah tangga, Asahan 16.296 rumah tangga, dan Karo 209 rumah tangga.Kemudian Deliserdang 8.250 rumah tangga, Humbang Hasundutan 6.197 rumah tangga, Serdang Bedagai 4.600 rumah tangga, Sibolga 4.509 rumah tangga, Tanjung Balai 1.485 rumah tangga, Tebing Tinggi 839 rumah tangga, Medan 29.150 rumah tangga dan Binjai 7.354 rumah tangga."Kemungkinan masih ada juga di daerah lain, namun sampai kini belum ada laporannya," jelas Nainggolan.Dikatakan, mereka yang mendapatkan kartu KKB ini sebelumnya didata dengan 14 kriteria. Di antara kriteria tersebut yakni, menyangkut bangunan rumah, aset yang dimiliki, penghasilan per bulan, frekuensi makan daging dalam seminggu, frekuensi membeli pakaian baru dalam setahun dan banyak lagi kriteria yang lain. (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads