Pintu Rumah Digembok dari Luar, Yustiningsih Dikira Sedang Pergi
Rabu, 26 Okt 2005 22:06 WIB
Jakarta - Kasus kematian Yustiningsih alias Nungky, sekretaris anggota F-PDIP DPR Trimedya Panjaitan, masih gelap. Sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal di kamar mandi kontrakannya, pintu rumahnya digembok dari luar sehingga dikira ia sedang pergi."Tiga hari belakangan ini pintu rumah korban digembok dari luar. Jadi warga mengira orangnya sedang pergi," kata Ako ketika ditemui detikcom depan kontrakan Nungky di Rusun Benhil 1 (52), Rusun Benhil Flat I, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2005) malam.Ako (52), tetangga korban, adalah orang yang dimintai tolong oleh empat orang teman kerja korban untuk mendobrak masuk ke rumah korban. Ako yang biasa dimintai tolong merenovasi rumah, berhasil masuk dengan cara mencopot teralis dan menemukan korban di kamar mandi.Tertelungkup di EmberMenurut Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Metro Tanah Abang Iptu Ali H, korban ditemukan hanya mengenakan BH berwarna krem. Kepala korban tertelungkup di dalam ember besar berwarna biru dan berisi air.Kondisi korban ditemukan sudah dalam keadaan membusuk. Identitas korban berhasil diketahui melalui kartu pegawai Sespri DPR RI nomor A-3001 yang berlaku sampai 2009, dan kartu nomor A-301 habis masa berlakunya 2005.Polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi. Salah satunya dari Siska Natalia, seorang rekan korban. "Kasus ini masih dalam penyelidikan Polsektro Tanah Abang," ujar Ali.
(gtp/)











































