Jokowi: Katanya Kritik, tapi Tak Bisa Bedakan dengan Menghina

Andhika Prasetia - detikNews
Jumat, 06 Sep 2019 19:03 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Andhika Prasetya/detikcom)
Solo - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa budaya bangsa Indonesia penuh toleransi dan penuh kasih sayang, bukannya saling menghina. Ia pun menyinggung garis tipis antara kritik dan menghina.

"Katanya mengkritisi, alasannya mengkritisi, kritik. Nggak bisa membedakan kritik dan menjelekkan. Nggak bisa membedakan kritik dengan menghina. Kita ini sudah banyak lupa mengenai itu," ujar Jokowi saat membuka Konsultasi Nasional XIII Tahun 2019, Forum Komunikasi Kaum Bapak, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) di Hotel Sunan, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019).


Untuk itu, Jokowi berpesan pentingnya peran bapak dalam menciptakan keluarga yang penuh kasih. Selain itu, Jokowi mengaku sedih apabila melihat kabar-kabar yang saling menjelekkan.

Jokowi: Katanya Kritik, tapi Tak Bisa Bedakan dengan MenghinaFoto: Andhika Prasetya/detikcom

"Saya sedih kadang-kadang kalau baca, saya kan sehari dari Bogor ke Jakarta 1 jam, tengah malam dari Bogor ke Jakarta 1 jam. Jadi semua hal saya buka, apalagi di dalam mobil sambil dengerin musik rock. Saya buka medsos, media online, kok isinya seperti ini? Sedih saya," ucap Jokowi.

Selanjutnya
Halaman
1 2