LSI: JK Ungguli SBY
Rabu, 26 Okt 2005 18:33 WIB
Jakarta - Popularitas Presiden SBY kian merosot. Survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan kinerja Wapres Jusuf Kalla (JK) lebih menonjol ketimbang SBY dalam menjalankan roda pemerintahan.Survei LSI ini diikuti 1.000 responden yang tersebar di 33 provinsi yang dilaksanakan pada 3-7 Oktober 2005."Dalam hasil survei cukup mengagetkan bahwa pemilih melihat peran SBY tidak menonjol dibanding JK. Dalam menjalankan pemerintahan, SBY hanya berperan 43 persen. Sedangkan JK 47,8 persen," kata Direktur Eksekutif LSI Denny JA.Hal ini disampaikan dia dalam acara diskusi "Pro Kontra Reshuffle Kabinet" di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (26/10/2005)."Di bidang ekonomi, peran JK juga mengungguli SBY. Yang menyatakan SBY berperan 33,8 persen. Sedangkan JK 56,2 persen," ujar Denny.Pemilih juga menyatakan cukup puas dengan kinerja SBY (52,4 persen), kurang puas (40,7 persen), dan tidak tahu (6,5 persen).ReshuffleSurvei LSI juga menyentil reshuffle kabinet. Hasilnya, 60 persen dari 1.000 responden menghendaki reshuffle dan 50 persen responden kecewa dengan kondisi ekonomi.Menurut Denny, reshuffle harus dilakukan minimal sebelum Tahun Baru 2006 agar ada penyegaran."Jika yang di-reshuffle menteri-menteri yang dapat daya tolak masyarakat, SBY akan dapat kredit besar, artinya orang-orang melihat SBY merespons keinginan publik," ujar Denny.Siapa yang harus diganti? "Saya tidak mau menyebut nama," elak Denny.
(aan/)











































