Aktivis Hewan Anggap Invasi Babi Hutan ke Malaysia Mengada-ada

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 06 Sep 2019 15:14 WIB
Babi hutan (Foto: Thinkstock)
Pekanbaru - Babi hutan asal Sumetera diklaim menyeberangi Selat Malaka hingga menyeberang ke negeri jiran. Klaim Malaysia dianggap para aktivis hewan lucu dan mengada-ada.

"Saya menilai klaim Malaysia lucu ya, belum ada bukti ilmiah yang bisa mereka paparkan secara detail. Babi memang bisa berenang, tapi kemampuannya menyeberangi Selat Malaka ini yang jadi tanda tanya besar. Lucu saja sih klaim Malaysia itu," kata Koordinator Rimba Satwa Foundation (RSF), Zulhusni dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (6/9/2019).

Aktivis RSF ini saat ini lagi melakukan pemantauan harimau di kawasan konservasi Senepis di Dumai, Riau. Kawasan hutan Senepis ini persis berada di bibir pantai timur Pulau Sumatera wilayah Riau.



"Kita saat ini melakukan monitoring di kawasan konservasi Senepis, posisinya berhadapan langsung ke Selat Malaka. Selama kita bertugas, belum pernah melihat ada babi bermain di pantai, apa lagi sampai berenang di Selat Malaka," kata Zul.

Menurut Zul, di kawasan konservasi Senepis banyak terdapat babi hutan. Babi hutan ini umumnya hanya mencari makan sekitar 1 Km mendapatkan pantai.

"Di pantai kami belum pernah jumpa babi," kata Zul.

Selanjutnya
Halaman
1 2