Bandar Narkoba Penembak Satgas BNN Ditahan Mabes Polri
Rabu, 26 Okt 2005 17:07 WIB
Jakarta -
Bandar narkoba yang menembak dua satgas Badan Narkotika Nasional (BNN), Hendra, dipindahkan ke rutan Mabes Polri. Sebelumnya, pria etnis Tionghoa ini disekap di rutan BNN. Pemindahan Hendra dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB di rutan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (26/10/2005).Hendra tampak dikawal ketat tiga petugas dari BNN. Dengan mengenakan kaos putih polos dan rambut 'berjingkrak', Hendra masuk melalui pintu depan Bareskrim. Hendra pun turun dari mobil tahanan milik BNN.Menurut Direrktur IV Narkoba Brigjen Aryanto Sutadi, penyidikan terhadap Hendra akan difokuskan pada kepemilikan senjata api. "Sebab tidak ditemukan narkobanya," ujar Aryanto.Barang bukti senjata api berpeluru karet colt kaliber 9 mm pun disita. Sementara dua satgas BNN yang tertembak, Brigadir Dua Iik Yusanto dan Brigadir Dua Pol Suratman, kini dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati.Penggerebekan narkoba yang memakan korban dua satgas BNN itu dilakukan di Apartemen Puri Kemayoran, Senin (24/10/2005) tengah malam lalu. Tak dinyana saat digerebek, Hendra melawan. Bandar narkoba itu mengeluarkan pistol dan menembak Iik dan Suratman.
(ism/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































