detikNews
Kamis 05 September 2019, 13:08 WIB

Kakorlantas Nilai Wacana SIM Seumur Hidup Sulit Diberlakukan

Farih Maulana - detikNews
Kakorlantas Nilai Wacana SIM Seumur Hidup Sulit Diberlakukan Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri menunjukkan contoh Smart SIM (Foto: Yulida/detikcom)
Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri menjelaskan SIM sulit diberlakukan seumur hidup. Refdi menjelaskan, wacana SIM seumur hidup tak bisa terealisasi karena SIM butuh kompetensi.

"Mungkin perlu saya sampaikan ketika kita integrasikan dengan KTP, apakah memang semua orang yang punya KTP punya kompetensi untuk mengemudi. Kemudian KTP itu berlakunya kan seumur hidup, sedangkan SIM, sulit diberlakukan seumur hidup," ujar Refdi di Gedung NTMC Polri, Jl MT Haryono, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).

Refdi mengatakan SIM berkaitan dengan kompetensi. Menurutnya, kompetensi itu berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengemudi.

"Karena bagaimanapun orang kesehatannya akan berubah, konsentrasinya akan berubah antisipasinya juga akan berubah pencermatan dan reaksi reaksinya juga akan berubah," kata Refdi.



Lebih lanjut, Refdi menyebut setiap orang yang memiliki KTP tidak memiliki kemampuan mengemudi. Refdi memastikan bahwa SIM tidak bisa diberlakukan seumur hidup.

"Berbeda, ketika katakan menjelang tua usia 60 tahun pasti konsentrasi berubah, fisik mungkin bisa tapi pikirannya belum tentu full ke arah sana. Justru itu, saya kira itu tak bisa disatukan, kita nikmati pemisahan ini, dan kita nikmati bagaimana fungsi SIM itu dan bagaimana fungsi KTP," pungkasnya.


Permudah Urus SIM, Polresta Sidoarjo Luncurkan Aplikasi e-SIM:


(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com