Kabut Asap Selimuti Palembang hingga OKI, Ini Penjelasan BMKG

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 05 Sep 2019 11:07 WIB
Foto: Kabut asap terlihat dari Jembatan Musi IV Palembang pagi tadi (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang - Kabut asap diduga sisa dari kebakaran hutan dan lahan saat ini mulai menyelimuti sebagian wilayah Sumatera Selatan pagi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberi penjelasan.

"Angin permukaan yang tercatat BMKG stasiun Meteorologi SMB II Palembang umumya dari selatan-tenggara dengan kecpatan 5-10 Knot (9-19 Km/Jam). Ini mengakibatkan potensi masuknya asap akibat karhutla ke wilayah Palembang," terang Kasie Observasi dan Informasi stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Bambang Beni Setiaji, saat dikonfirmasi, Kamis (5/9/2019).

Bambang mengatakan, berdasarkan data dari LAPAN 5 September 2019, tercatat beberapa titik panas di wilayah sebelah selatan-tenggara Palembang. Tercatat tingkat kepercayaan di atas 80 persen yang berkontribusi asap ke Palembang.


Adapun wilayah berkontribusi atas kabut asap itu berasal dari Banyuasin I, Papangan, Tulung Selapan, Pedamaran serta Mesuji. Sementara jarak pandang terendah pagi ini tercatat 300-500 dan Kelembapan 96-98 persen.

"Cuaca kabut asap berdampak kepada satu jadwal penerbangan delay. Sebab intensitas kabut asap umumnya terjadi pada dini hari antara pukul 04.00-07.00 WIB," katanya.

"Fenomena kabut sendiri diindikasikan dengan kelembapan tinggi dan partikel-partikel basah di udara. Ini disebabkan kondisi langit pada malam hari tanpa awan mengakibatkan radiasi permukaan bumi lepas keluar atmosfer mengakibatkan suhu di permukaan relatif dingin yakni 22-23°C yang tercatat di Bandara SMB II," katanya lagi.