Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Kabinet Baru Harus Fokus Benahi Otda

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 05 Sep 2019 09:56 WIB
Bupati Cianjur, Rosidin saat digelandang KPK (ari/detikcom)
Jakarta - Otonomi Daerah (Otda) membawa sisi positif yaitu daerah terpacu. Namun di sisi lain, otda juga menimbulkan banyak masalah sehingga harus dibenahi di kabinet baru Jokowi nanti. Salah satunya banyak kepala daerah ditangkap KPK.

"Dalam praktiknya otda ternyata telah menumbuhsuburkan munculnya local strong man yang kemudian muncul menjadi oligarkhi kekuasaan baru di daerah. Muncul juga dinasti politik di daerah. Yang pada muaranya muncul korupsi di daerah," kata pengamat hukum Dody Nur Andriyan kepada detikcom, Kamis (5/9/2019).

Data dari KPK menyebutkan pada tahun 2004 sampai 2019 ada 105 kepala daerah yang ditangkap KPK karena korupsi. Terbaru adalah Kepala Daerah di Kalimantan Barat di OTT KPK.

"Otonomi Daerah dan desentralisasi, apabila tidak disikapi dengan tepat, baik secara kultural maupun dengan perangkat aturan yang baik maka otda dan desentralisasi tersebut memang akan memunculkan musibah bagi daerah-daerah," papar pengurus Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Jawa Tengah itu.


Selanjutnya
Halaman
1 2