Remaja di Riau Dilibatkan Prostitusi hingga Hamil, 6 Orang Ditangkap

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 04 Sep 2019 15:59 WIB
Ilustrasi (Foto: Phil McCarten/Getty Images)
Pekanbaru - Polres Indragiri Hulu (Inhu) mengungkap kasus prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur. Korban kini hamil 7 bulan. Dalam kasus ini 6 dijadikan tersangka.

"Usianya 17 tahun, korban prostitusi di Inhu. Korban melayani pria hidung belang di sejumlah warung tuak. Korban kini hamil 7 bulan," kata Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting, Rabu (4/9/2019).

Dasmin menjelaskan, keenam tersangka itu terdiri dari lima pria hidung belang dan seorang muncikari. Muncikari yang ditetapkan sebagai tersangka adalah seorang wanita berinisial LN. Sedangkan lima pria hidung belang berinisial ADK, SKN, HDT, KLW, dan STS.


"Dari pria tersebut, justru satu orang inisial HDT masih tersakut (terikat hubungan) keluarga. Pria tersebut justru adik dari nenek si korban," kata Dasmin.

Sementara itu, Paur Humas Aipda Misran menjelaskan, korban bisa terlibat dalam prostitusi karena bertengkar dengan orang tuanya di tahun 2017 silam. Sejak pertengkaran itu, korban kabur dari rumah.

"Setelah lari korban ditampung seorang wanita inisial LN. Di sinilah LN memanfaatkan korban untuk melayani tamu pria di tempat hiburan. Terkadang dibawa ke warung tuak," kata Misran.


Setiap kali melayani tamu, sambung, tarif yang dikenakan bervariasi antara Rp 200-500 ribu.

"Setiap ada tamu yang bayar Rp 200 ribu, korban menerima upah Rp 50 ribu. Jika tamunya bayar Rp 500 ribu, korban terima Rp 100 ribu," kata Misran.

Hingga akhirnya korban hamil. Pihak keluarga lalu membuat laporan ke polisi. Polisi masih menyelidiki keterlibatan pihak lain dalam kasus prostitusi ini.

"Kita masih mengembangkan kasus ini. Tidak terutup kemungkinan masih ada yang lain yang terlibat dalam prostitusi ini," tutup Misran. (cha/jbr)