Omzet Pegadaian Naik 30 Persen

Jelang Lebaran

Omzet Pegadaian Naik 30 Persen

- detikNews
Rabu, 26 Okt 2005 13:37 WIB
Jakarta - Antusiasme masyarakat menggadaikan barang semakin meningkat menjelang Lebaran. Peningkatan nasabah Pegadaian itu mencapai 30 persen sejak awal Oktober lalu.Hal ini dikemukakan oleh Manajer Komunikasi Perum Pegadaian Irianto saat ditemui oleh detikcom di kantor Pegadaian Pusat, Jalan Kramat Raya 162, Jakarta, Rabu (26/10/2005)."Sampai saat ini kenaikan memang dapat dilihat, terutama perbedaan dengan tahun lalu. Kenaikannya dengan tahun lalu mencapai 30 persen. Sedangkan mulai awal Oktober kenaikannya juga mencapai 30 persen," katanya.Disebutkannya, omzet Pegadaian di tahun 2004 sebesar Rp 850 miliar dan pada tahun ini diperkirakan akan meningkat menjadi Rp 1,150 triliun.Dampak kenaikan harga BBM juga dapat dilihat pada meningkatnya antusiasme menggadaikan barang. "Terdapat peningkatan di Bogor dan Bekasi masing-masing 10 persen. Untuk antisipasi, kita juga menambah modal sekitar Rp 200 miliar di seluruh Indonesia yang meningkat dari jumlah tahun lalu Rp 150 miliar," ungkap Irianto.Menurut dia, sejauh ini Pegadaian belum menaikkan harga sewa modal (harga bunga), walaupun kenaikan harga sewa modal semakin mendesak. "Kita belum menaikkan harga sewa modal sebagai bentuk pengabdian ke masyarakat," terangnya.Irianto juga mengakui bahwa saat ini Perum Pegadaian mengalami kesulitan seiring dengan meningkatnya bunga dari pinjaman pihak swasta yang digunakan sebagai modal. Namun, hal itu diharapkan tidak akan menambah beban bagi para nasabah. Pinjaman Rp 20-50 ribu pun masih tetap dilayani."Pegadaian tetap melayani pinjaman Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu yang diberlakukan di daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur. Biasanya barang yang digadaikan dengan nilai sebesar itu berupa kain dan hasil kerajinan," terangnya.Dari 817 cabang yang tersebar di Indonesia, terdapat 47 cabang yang telah mengalami defisit pada tahun ini. Ke-47 cabang itu diberikan subsidi dan diusahakan tetap dibuka dan melayani masyarakat. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads