Polri Kirim Reserse ke Palu

Bentrok Palu

Polri Kirim Reserse ke Palu

- detikNews
Rabu, 26 Okt 2005 13:12 WIB
Jakarta - Mabes Polri mengirim tambahan tenaga reserse ke Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk menangani kasus Mahdi yang menewaskan 4 orang. Sementara untuk pengamanan lokasi tetap akan ditangani Polda Sulteng."Kekuatan Brimob di Polda sana masih cukup. Ini kan hanya level dusun, yang terlibat hanya 96 orang. Kita back up sersenya saja," kata Kapolri Jenderal Sutanto usai pencanangan bulan zakat di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (26/10/2005).Meskipun ada anggotanya yang gugur dan hilang dalam kasus tersebut, setelah dilihat cakupannya, Polri menilai tidak perlu ada penambahan personel dalam jumlah besar atau menggelar operasi pengejaran khusus di Palu.Untuk jangka pendek, langkah yang akan dilakukan Polri adalah menenangkan keresahan warga di Palu. Sebab, masih ada pengikut-pengikut ajaran Mahdi yang menyebarkan ajaran sesatnya ke perkampungan di sekitar lokasi markas mereka. "Kita cari pelakunya. Ini harus kita hentikan. Jangan sampai berjalan terus," tandas Kapolri.Mengenai anggotanya yang masih hilang, Kapolri mengakui hingga Rabu pagi, pihaknya belum mendapat kepastian mengenai kabar anggota polisi yang disandera kelompok Mahdi. "Bisa jadi mereka menyelamatkan diri ke hutan, mudah-mudahan selamat dan kita temukan," ujarnya.Seperti diberitakan, sebuah aliran agama bercampur adat berkembang di pemukiman warga suku asli di Pegunungan Gawalise, sekitar 11 kilometer dari Kota Palu, Sulawesi Tengah. Tokoh spiritualnya adalah seorang pemuda bernama Mahdi yang berusia 27 tahun. Mahdi dan pengikutnya mengaku beragama Islam. Namun, salat dan puasa bukan keharusan. Ajaran Mahdi ini sudah membuat warga setempat resah. Polisi pun turun tangan untuk meminta keterangan Mahdi. Namun, Mahdi menolak dan meletuslah bentrokan yang mengakibatkan 3 polisi dan 1 warga tewas. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads