Di Hadapan DPRD Sumsel, Irjen Firli Bicara Uang Ketok Palu

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 04 Sep 2019 12:08 WIB
Foto: Irjen Firli beri sambutan di depan anggota DPRD Sumsel (Raja-detik)
Palembang - Kapolda Sumatera Selatan yang juga calon pimpinan KPK, Irjen Firli Bahuri menghadiri acara pengangkatan anggota DPRD 4 kabupaten di Sumatera Selatan. Irjen Firli meminta tak ada uang ketok palu.

Pantauan detikcom di Istana Gubernur Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Rabu (4/9/2019) Kapolda awalnya hadir bersama Kajati Sumsel, Sugeng Purnomo. Namun saat acara dimulai, dia diminta memberikan arahan.

Setelah menyampaikan arahan selama 10 menit, Firli kemudian menyinggung kasus korupsi. Salah satunya soal dana ketuk palu yang menjerat para pejabat.



"Itu APBD yang bapak buat, bapak ketok, minta tolong jangan ada duit ketok palu. Ini pesan saya," kata Firli yang kemudian disambut gemuruh dari ratusan anggota DPRD Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin dan Banyuasin periode 2019-2024.

"Bukan kampenye ketua KPK ini," timpal putra kelahiran Ogan Komering Ulu ini.

Setelah situasi tenang Firli pun kembali melanjutkan arahannya. Firli menyebut ada tiga penyebab terjadinya korupsi di Indonesia, ketuk palu, proyek hingga ke jual beli jabatan.

"Karena sekian banyak kasus korupsi, modalnya sudah bisa kita tangkap, pertama karena ketok palu, DPR kena," kata Firli.



Selain ketok palu ada pula kasus korupsi yang diawali dari pengadaan barang dan jasa. Termasuk juga soal mutasi jabatan di internal pemerintahan.

"Nanti ada pengadaan barang dan jasa karena proyek, berikut tentang mutasi jabatan. Tiga itu adalah sumber yang sering terjadi timbulnya korupsi," tegas Filir.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2