7 Pengikut Mahdi Menyerahkan Diri

Bentrok Palu

7 Pengikut Mahdi Menyerahkan Diri

- detikNews
Rabu, 26 Okt 2005 12:42 WIB
Palu - Bentrokan berdarah di Palu perlahan mereda. Tujuh pengikut ajaran Mahdi menyerahkan diri. Polisi pun menyambut mereka dengan tangan terbuka. Mahdi dan pengikut lainnya juga diharapkan melakukan hal sama agar pertikaian berakhir damai.Ketujuh pengikut Mahdi tersebut mendatangi Desa Kalora, Kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah. Mereka menyerahkan diri pada pukul 11.00 Wita, Rabu (26/10/2005).Mereka pun langsung dijemput Kepala Bagian Operasi Polresta Palu Iptu Jaman dan Kasatreskrim Polresta Palu AKP Muhammad Yusuf. Kemudian mereka dibawa ke Mapolda Sulawesi Tengah, Jalan Sam Ratulangi, Palu Timur. Hingga kini ketujuh orang tersebut masih dalam pemeriksaan intensif.Informasi yang berhasil diperoleh detikcom dari petugas Polresta Palu, salah seorang yang menyerahkan diri bernama Arno mengaku bukan pengikut ajaran Mahdi. Hanya, saat kejadian, dia berada di atas gunung. Karena takut terjadi sesuatu, ia menyerahkan diri bersama dengan pengikut Mahdi lainnya.Saat ini pemeriksaan di Mapolda Sulawesi Tengah tengah berlangsung. Pihak kepolisian sudah mengundang unsur tokoh agama dari MUI Sulawesi Tengah dan pengurus besar Al Khairaat, Palu. Mereka dimintai keterangan soal ajaran yang disebut-sebut dibawa pemimpin spiritual bernama Mahdi (32).Pada Selasa (25/10/2005), petugas kepolisian yang hendak meminta keterangan dari Mahdi mengenai ajarannya yang telah meresahkan warga di Desa Buluri, Kecamatan Palu Barat, itu berujung bentrok. Tiga polisi dan seorang warga sipil tewas dalam pertikaian itu. Pengikut ajaran Mahdi yang diperkirakan berjumlah 90 KK melarikan diri ke pegunungan Gawalise dengan menyandera dua polisi dan satu warga sipil. (jon/)



Berita Terkait