Laporan dari Thailand

Masjid Wadi Al Hussein, Jejak Masuknya Islam di Selatan Thailand

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 03 Sep 2019 19:53 WIB
Foto: Masjid Wadi Al Hussein, Jejak Masuknya Islam di Selatan Thailand (Audrey-detik)
Foto: Masjid Wadi Al Hussein, Jejak Masuknya Islam di Selatan Thailand (Audrey-detik)
Narathiwat - Thailand merupakan negara negara mayoritas penduduk beragama Buddha. Namun di ujung selatan negara ini, terdapat tiga provinsi yang lebih dari 80 persen penduduknya memeluk agama Islam yakni Pattani, Yala dan Narathiwat. Di tiga wilayah ini, budaya Melayu lebih mendominasi dibanding budaya Thailand sendiri.

detikcom berkesempatan mengunjungi Narathiwat, provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Daerah yang dihuni sekitar 800 ribu warga ini memiliki masjid tertua, Masjid Wadi Al Hussein; dan museum alquran kuno yang dikelola Yayasan Pendidikan Ahmadiah Islamiah.

"Masjid ini dibangun pada 1014 Hijriah. Saat itu nama daerah ini masih di Teluk Manok," jelas Khatib Masjid Wadi Al Hussein, Yusuf (54), di Lubuk Sawo, Bachok, Narathiwat, Thailand, Selasa (3/9/2019).



Pria kelahiran di Pattani, Thailand ini sudah 25 tahun mengurus masjid yang memiliki luas kurang lebih 180 meter persegi ini. Dia mengatakan usia masjid telah mencapai lebih dari 300 tahun.

"Seiring waktu, terjadi dua kali pemugaran besar pada bagian pondasi masjid. Pertama kaki-kaki masjid yang dari kayu diperbaiki, namun karena termakan usia dan lapuk, pondasi kaki masjid ditambahi semen pada 1357 Hijriah," terang dia.

Yusuf mengatakan penamaan masjid diambil dari nama orang yang membangun pertama kali. Imam masjid saat ini adalah Ramli Talokding (63), yang merupakan generasi ketujuh Wadi Al Hussein.

"Dibangun oleh Wadi Al Hussein, alim ulama di sini pada masa dulu," kata Yusuf.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3