Polri Identifikasi Pembicaraan-Jaringan Benny Wenda Terkait Rusuh Papua

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 03 Sep 2019 15:16 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Jakarta - Polisi menyebut tokoh separatis Papua Benny Wenda diduga terlibat memicu kerusuhan di Papua beberapa waktu lalu. Polisi mengatakan saat ini sudah mengidentifikasi jaringan dan pembicaraan yang dilakukan Benny.

"Polri tidak bekerja sendiri, bekerja sama dengan Kemenlu, BSSN, dan BIN me-mapping hasil pembicaraan, khususnya yang dilakukan oleh Saudara BW (Benny Wenda)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).


"Kemudian ada beberapa juga yang sudah kita identifikasi untuk keterlibatan warga negara asing yang berada di beberapa negara," imbuhnya.

Dedi mengatakan jaringan Benny yang ada di beberapa negara itu terus dipetakan. Namun, menurut Dedi, hukum Indonesia tidak bisa menjangkau Benny karena dia berada di luar negeri dan merupakan WNA.

"Sudah dipetakan (jaringannya). Cuma BW kan WNA. Lokus dan tempus-nya berada di luar negeri. Jelas hukum Indonesia tidak akan menjangkau ke sana. Yang sudah kita amankan beberapa orang yang menyebarkan konten-konten provokatif bersifat ujaran kebencian pasti ditangkap di sini," ujarnya.


Benny sebelumnya disebut turut menyebarkan berita-berita hoax terkait Papua ke dunia internasional. Dedi mengatakan sasaran Benny mencakup negara-negara di kawasan Eropa hingga kawasan Samudra Pasifik.

"Menyebarkan berita-berita hoax di dunia internasional di beberapa negara, baik di kawasan Eropa maupun negara-negara di kawasan Samudra Pasifik," jelas Dedi.


Wiranto Sebut Benny Wenda Terlibat Konspirasi Ketegangan di Papua:

[Gambas:Video 20detik]

(abw/haf)