Pawai Muharram itu digelar di depan Monumen Mandala, Makassar, Selasa (3/9/2019). Mereka membawa Ar-Rayah, Al-Liwa dan bendera merah putih. Anggota Polrestabes Makassar mengawal massa yang juga menggelar mimbar bebas di atas truk tronton depan Monumen Mandala.
Massa FUIB Sulsel melakukan long march sejauh 3 kilometer dari Monumen Mandala menuju Masjid Al Markaz Al Islami. Selain untuk memperingati Tahun Baru Hijriyah, dalam aksinya massa FUIB Sulsel juga menyerukan pada umat Islam di Makassar untuk menjaga kedaulatan dan menciptakan suasana kondusif di daerahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga menolak upaya-upaya pemisahan dari sejengkal tanah hingga provinsi dari tanah air Indonesia, FUIB Sulsel mengajak semua elemen anak bangsa untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan untuk menjaga kedaulatan NKRI," ujar Muchtar.
Aksi massa FUIB yang diikuti kalangan santri ini dikawal puluhan personel anggota Polrestabes Makassar, Polsek Ujung Pandang, dan Polsek Bontoala. Arus lalu lintas di depan Monumen Mandala juga tetap lancar saat unjuk rasa FUIB Sulsel berlangsung. (mna/tor)











































