Anies Anggap Park and Ride Thamrin Kurangi Niat Naik Transportasi Umum

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 03 Sep 2019 11:33 WIB
Anies Baswedan (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berniat menghapuskan park and ride atau lahan parkir di Jalan MH Thamrin yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov). Baginya, park and ride mengurangi niat masyarakat beralih ke transportasi umum.

"Kita harus mengurangi jumlah pengendara bermobil dengan cara: satu, tarifnya dapat dinaikkan. Yang kedua, tempat parkirnya dikurangi. Anda parkir di Thamrin 10 cukup dengan Rp 5 ribu sepanjang hari. Ya siapa yang akan naik kendaraan umum? Semuanya akan pakai (kendaraan pribadi), lebih rasional kan? Naik mobil sendiri, Rp 5 ribu sehari," ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).



Pemprov akan mengubah lokasi tersebut menjadi pusat kuliner. Perubahan itu lebih bisa menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Tempat itu akan kita ubah. Tidak menjadi tempat parkir tapi menjadi tempat pusat kegiatan kuliner. Jadi justru bisa menggerakkan perekonomian, UMKM masuk, kemudian di situ diubah menjadi tempat kuliner," ucap Anies.



Sampai saat ini, menurut Anies, slot parkir di sepanjang Jalan Sudirman-MH Thamrin cukup banyak. "Saat ini areal parkir mobil di sepanjang Sudirman-Thamrin jumlahnya lebih dari 70 ribu slot. Nah, apalagi kalau ditatanya sangat efisien, angkanya bisa tinggi sekali," ucap Anies.

Selanjutnya
Halaman
1 2