Titik Rawan dan Cerita Mistis Tol Cipularang

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 02 Sep 2019 18:10 WIB
Foto: Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Plered KM 91, Tol Purbaleunyi arah Jakarta. 6 orang tewas dan 8 lainnya luka-luka akibat insiden tersebut. (Dian Firmansyah)


Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh Komisi V DPR. DPR meminta keamanan ruas tol tersebut dievaluasi.

"Nanti kami akan rapat dengan Kemenhub, Polri dan pihak terkait lainnya. Salah satu yang akan ditekankan adalah keamanan di Tol Purbaleunyi atau Cipularang, karena kecelakaan sering terjadi di sana," kata anggota Komisi V DPR Yudi Widiana Adia dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (8/9/2011) saat itu.

Sedangkan terkait dugaan keangkeran di kawasan itu, Jasa Marga menampiknya. Jasa Marga menegaskan bahwa kecelakaan sering terjadi karena jalan turunan yang landai.

"Cipularang itu dibangun di dataran tinggi, sehingga turunan dan tikungan pasti ada. Turunan dan tanjakan sudah pasti ada. Nah, beberapa turunan sudah sangat landai, dan ini yang harus diwaspadai. Karena turunan landai dan panjang maka ada yang tidak menyadari sedang dalam kondisi turunan, maka jadi lengah," kata Kepala Sub Bagian Pelayanan Lalu Lintas Jasa Marga Tol Purbaleunyi Andrie Koestyawan dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (8/9/2011) silam.


Dirangkum dari catatan pemberitaan detikcom, kecelakaan sering terjadi di sekitar KM 90-an Tol Cipularang. Sejak kecelakaan 3 September 2011 yang menewaskan istri artis Saipul Jamil, sudah ada 23 peristiwa kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa, termasuk kecelakaan terakhir hari ini, Senin (2/9/2019).
Halaman

(dnu/tor)