Round-Up

Ternyata Ada Jaringan Mancanegara saat Rusuh di Papua

Tim detikcom - detikNews
Senin, 02 Sep 2019 05:48 WIB
Asap membubung saat aksi unjuk rasa di Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019). (Foto: ANTARA FOTO/Dian Kandipi)
Jakarta - Pihak yang menunggangi kerusuhan di Papua dan Papua Barat mulai terungkap. Kepolisian Republik Indonesia menduga kelompok tersebut memiliki hubungan dengan jaringan internasional.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, berdasarkan hasil intelijen, ada keterlibatan pihak asing dalam serangkaian peristiwa kerusuhan di Papua. Polri berkoordinasi dengan para stakeholder, khususnya Kementerian Luar Negeri (Kemlu), untuk menyikapi keterlibatan pihak asing tersebut.


"Ada, ada (keterlibatan pihak asing). Kita tahulah kelompok-kelompok ini ada hubungannya dengan network di internasional. Jadi kita harus menanganinya memang di dalam negeri maupun di luar negeri. Kerja sama kita dengan Ibu Menlu dan jaringan intelijen," kata Tito seusai acara HUT Polwan ke-71 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (1/9).

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengunjungi Papua/Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengunjungi Papua. (Foto: ANTARA FOTO/Gusti Tanati)


TNI-Polri beserta stakeholder terkait tengah memetakan sejauh mana keterlibatan asing. Penanganan secara komprehensif diperlukan dalam masalah ini.

"Ini kan penanganannya harus komprehensif. Ini sedang kami petakan. Pihak kami, jaringan intelijen dengan beberapa lembaga terkait, sudah bekerja. Intinya, kami tidak bisa juga menyampaikan seluruhnya di sini. Ini diplomasi antarnegara," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal.
Selanjutnya
Halaman
1 2