Deptan Uji Coba Mobil Surveilans Flu Burung
Rabu, 26 Okt 2005 06:06 WIB
Jakarta - Upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus flu burung terus digulirkan Departemen Pertanian (Deptan). Deptan bekerja sama dengan Dinas Peternakan DKI dan Dinas Peternakan Jawa Barat berencana mengoperasikan mobil keliling surveilans Avian Influenza (AI) di daerah Jabotabek dan Depok."Uji coba telah kami lakukan hari Selasa (25/10/2005) di Bekasi," ujar Direktur Kesehatan Hewan Deptan Dr drh Syamsul Bahri, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (26/10/2005).Menurut Syamsul, setidaknya sudah ada tiga kendaraan siap mendukung operasi surveilans AI secara cepat. "Tiga tim, masing-masing dari Balitvet Bogor, Dinas Peternakan DKI dan Dinas Peternakan Jabar, telah mendapat pelatihan cara melakukan uji deteksi virus AI menggunakan alat rapid test sumbangan dari Pemerintah Korea," jelasnya.Setelah berlatih sampai siang, tambah Syamsul, tim surveilans mobil tersebut menuju Bekasi untuk uji coba melakukan rapid test di lapangan. "Pelaksanaan surveilans mobil hari pertama sedang kami evaluasi untuk penyempurnaan dan perbaikan operasi hari-hari berikutnya," ujarnya.Tim gabungan ini berencana melakukan operasi mobil surveilans sampai hari Sabtu. Targetnya adalah lokasi-lokasi yang diduga berpotensi terpapas AI di wilayah sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi."Jika berhasil, surveilans mobil ini bisa dipakai di daerah lainnya, terutama propinsi yang pernah atau sedang tertular AI," tandasnya. Surveilans termasuk bagian dari upaya awal untuk tindakan penanggulangan dan pencegahan AI. Hasil surveilans akan sangat bermanfaat untuk tindak lanjut langkah penanganan AI berikutnya. Semula, karena masih menggunakan laboratorium konvensional, tes AI membutuhkan waktu dua pekan.Kini, berkat bantuan alat rapid diagnostic test dari Korsel, uji deteksi AI bisa dilakukan dalam waktu 30 menit saja. Uji coba sebelumnya pernah dilakukan bersamaan dengan kunjungan Mentan Anton Apriantono ke Cikarang, Bekasi, 16 Oktober 2005. Setelah meninjau lokasi di sekitar rumah Karwati (korban AI), Mentan ikut melakukan uji rapid test menggunakan diagnosa kit. Waktu itu ada 19 sampel dari ayam dan entog di sekitar rumah korban yang diuji. Hasilnya semua negatif. Uji cepat kemudian dilakukan terhadap 20 sampel di pasar unggas Cikarang, Bekasi. Ternyata satu sampel dari burung merpati diketahui positif AI, sedang 19 sampel unggas lainnya negatif.
(ddn/)











































