6 Alasan MA Ringankan Hukuman Eks Hakim Konstitusi Patrialis Akbar

6 Alasan MA Ringankan Hukuman Eks Hakim Konstitusi Patrialis Akbar

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 30 Agu 2019 16:10 WIB
Koruptor Patrialis Akbar dan penghuni LP Sukamiskin (antara/detikcom)
Koruptor Patrialis Akbar dan penghuni LP Sukamiskin (antara/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) meringankan hukuman eks hakim konstitusi Patrialis Akbar dari 8 tahun penjara menjadi 7 tahun penjara. Patrialis terbukti 'dagang' perkara putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Mahkamah Agung (MA) dalam tingkat Peninjauan Kembali (PK) menjatuhkan putusan dengan mengabulkan permohonan PK Pemohon/Terpidana Patrialis Akbar yaitu perkara Nomor 156 PK/Pid.Sus/2019," kata juru bicara MA, hakim agung Andi Samsan Nganro kepada detikcom, Jumat (30/8/2019).

Berikut pertimbangan lengkap MA meringankan hukuman Patrialis:

1. Menurut majelis hakim PK, putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat - putusan yang dimohonkan PK - yang menjatuhkan pidana pokok kepada Pemohon PK/Terpidana dengan pidana penjara selama 8 (delapan) tahun, karena Pemohon PK/Terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak Pidana Korupsi secara bersama-sama dan berlanjut, tidak didukung dengan pertimbangan hukum yang konkret dan cukup sebagai alasan yang mendasari penentuan mengenai lamanya pidana yang dijatuhkan tersebut.

2. Bahwa kendati dalam putusan a'quo telah mempertimbangkan keadaan yang memberatkan dan yang meringankan Pemohon PK, akan tetapi dari fakta hukum persidangan terungkap adanya keadaan yang relevan dan patut dipertimbangkan sebagai alasan yang dapat meringankan Pemohon PK namun tidak dipertimbangkan oleh judex factie/Pengadilan Tingkat Pertama.

3. Bahwa keadaan tersebut adalah Pemohon PK/Terpidana hanya menerima uang sejumlah US$ 10.000 yaitu separuh dari jumlah pemberian uang saksi Basuki Hariman sebesar Rp US$ 20.000 melalui saksi Kamaluddin dan sisanya US$ 10.000 tidak diterima oleh Pemohon PK melainkan digunakan untuk kepentingan sendiri saksi Kamaluddin. Jadi jumlah uang yang diperoleh Pemohon PK/Terpidana adalah US$ 10.000. dan uang untuk kepentingan main golf bersama saksi Kamaluddin sebanyak Rp 4.043.195.
Selanjutnya
Halaman
1 2