detikNews
2019/08/30 12:59:20 WIB

Komnas Perempuan Nilai Pembahasan RUU PKS Belum Beri Akses Keadilan

Rolando Fransiscus - detikNews
Halaman 1 dari 2
Komnas Perempuan Nilai Pembahasan RUU PKS Belum Beri Akses Keadilan Komnas Perempuan soal RUU PKS (Foto: Rolando/detikcom)
Jakarta - Komnas Perempuan menilai RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) belum memberikan akses keadilan kepada perempuan dan anak. Sebab, kata Komnas Perempuan, dalam perjalanannya, RUU itu justru tidak akan mengatur pemidanaan.

"Ini perlu kita catat bahwa perkembangan ini RUU PKS tidak memiliki kedayagunaan yang kuat dalam membangun kesetaraan perempuan korban di depan hukum. Saya kira ini melemahkan posisi korban mendapatkan akses keadilan," kata Komisioner Komnas Perempuan, Sri Nurherwati saat jumpa pers di kantornya, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (30/8/2019).

Sri mengatakan RUU PKS memang sangat mendesak untuk disahkan. Namun, bukan berarti aturan-aturan di dalamnya justru malah melemahkan posisi perempuan untuk mendapatkan keadilan.

"(Karena) Beberapa respons anggota Panja menunjukkan bahwa RUU akan segera disahkan tetapi dengan catatan RUU tidak akan mengarah ke hukum pidana khusus tetapi mengarah kepada hukum administratif. Menurut Komnas Perempuan hukum administratif ini pada akhirnya berisi pencegahan dan pemulihan. Sementara jenis tindak pidananya , kemudian pemidanannya, hukum acaranya yang menopang akses keadilan korban ini tidak akan diatur di dalam RUU PKS," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komnas Perempuan, Azriana. Azriana enggan RUU PKS hanya berakhir seperti UU Disabilitas ataupun UU Kesehatan yang tidak mengatur pemidanaan di dalamnya.

"Kalau ada sanksi pun, sanksi administratif," kata Azriana.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com