Polisi Minta Video Bocah Korban Pemerkosaan di Bogor Tak Disebar

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 30 Agu 2019 12:50 WIB
ilustrasi (Foto: Zaki Alfarabi / detikcom)
Bogor - Video bocah perempuan asal Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang diduga dipekosa pada Rabu (28/8) lalu, menyebar. Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky meminta masyarakat tidak lagi menyebarluaskan video tersebut.

"Saya minta tidak perlu ada lagi yang menyebar video tersebut. Karena itu juga dilarang Undang-Undang (UU) perlindungan anak," katanya, usai acara pelatakan batu pertama Taman Pancakarsa, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (30/8/2019).

Dicky menjelaskan, akibat tersebarnya video tersebut, korban akan terkena dampak psikologis. Tak hanya anak saja, keluarga korban pun juga ikut terkena dampak.



"Karena ini akan membuat viktimisasi. Jadi membuat korban ini berkelanjutan. Identitasnya terbuka, tentunya akan memengaruhi psikologis anak dan keluarga," tegas dia.

Ia melanjutkan, anak gadis asal Gunung Putri ini telah ditangani agar kondisinya semakin baik. "Sudah ditangani. Semuanya sesuai prosedur. Korban didampingi psikiater, psikolog, baik dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan Polres Bogor. Karena itu SOP-nya," terang dia.

Dicky mengatakan, pelaku masih dalam proses pencarian. Polisi pun masih melakukan penyelidikan.



"Sementara ini pelaku diduga satu orang. Sudah melaksanakan visum. Hasilnya dalam waktu dekat sudah keluar. Kita tetap mencari pelakunya, kita duga melakukan kekerasan seksual," tuturnya.